SD Muhammadiyah 4 Kota Malang yang akrab disapa SD Mupat, terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.
Terbaru, sekolah ini mengirimkan delegasi guru untuk mengikuti gelaran Teacher Laboratory Conference (TLC) di SD Muhammadiyah Manyar Gresik, sebuah ajang bergengsi yang memfokuskan pada inovasi laboratorium pendidikan dan metodologi pengajaran mutakhir.
Dalam konferensi tersebut, SD Mupat secara khusus mendalami implementasi pembelajaran berbasis Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM).
Pendekatan ini dinilai sangat relevan untuk membekali siswa dengan keterampilan abad ke-21, yakni berpikir kritis, kolaborasi, dan pemecahan masalah secara kreatif.
Siap Menuju Sekolah Berbasis Riset
Partisipasi ini merupakan langkah konkret SD Mupat dalam mengintegrasikan teknologi dan praktik laboratorium ke dalam kurikulum harian.
Dengan STEM, siswa tidak hanya belajar teori di dalam kelas, tetapi diajak untuk bereksperimen, merancang solusi teknik sederhana, hingga memahami pemanfaatan teknologi secara bijak.
Kepala SD Muhammadiyah 4 Kota Malang, Hana Yaudah, M.Pd menyatakan rasa optimisme yang besar terhadap arah baru pendidikan di sekolahnya.
Beliau menekankan bahwa guru-guru yang telah mengikuti konferensi ini akan menjadi agen perubahan (agent of change) bagi rekan sejawat lainnya.
“Keikutsertaan kami dalam TLC ini adalah investasi jangka panjang untuk anak didik kami. Harapan saya, setelah mengadopsi sistem STEM ini, pembelajaran di SD Mupat akan jauh lebih hidup dan menantang. Kita ingin siswa tidak hanya menghafal rumus, tapi mampu menciptakan solusi atas tantangan di sekitarnya,” ujar Kepala SD Mupat.
Beliau juga menambahkan bahwa dengan STEM, sekolah berharap dapat menumbuhkan jiwa saintis muda sejak dini.
“Kami ingin SD Mupat menjadi wadah di mana rasa ingin tahu anak-anak dihargai dan difasilitasi melalui praktik laboratorium yang menyenangkan. Semoga ini menjadi langkah awal menuju SD Mupat sebagai sekolah unggulan berbasis riset dan teknologi di Kota Malang,” pungkasnya.
Pasca konferensi, SD Mupat berencana melakukan workshop internal untuk mendiseminasikan hasil konferensi kepada seluruh tenaga pendidik, serta mulai menata laboratorium sekolah agar lebih adaptif terhadap kebutuhan praktikum STEM bagi siswa.(*)





0 Tanggapan
Empty Comments