Dalam rangka memperingati Milad ke-113 Muhammadiyah, SD Muhammadiyah 6 Gadung (SD Musix) Surabaya turut ambil bagian dalam pawai taaruf yang diselenggarakan oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Wonokromo, Surabaya, pada Senin (17/11/2025).
Sejak pagi, kompleks pendidikan Muhammadiyah di wilayah PCM Wonokromo telah dipadati para siswa dari berbagai lembaga di bawah naungan Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen dan PNF).
Mereka hadir dengan mengenakan seragam olahraga, sementara sebagian lainnya tampil dengan berbagai kostum, mulai dari tokoh Muhammadiyah hingga para pahlawan nasional.
SD Musix tidak ingin ketinggalan dalam memeriahkan kegiatan ini. Meskipun para siswa tidak diwajibkan mengenakan kostum tokoh atau pahlawan, sekitar 60 persen dari mereka tetap hadir dengan mengenakan kostum tokoh Muhammadiyah maupun pahlawan nasional.
Kepala Urusan Kesiswaan SD Musix, Hidayatun Ni’mah, S.Ag., M.Pd., menyampaikan bahwa pihak sekolah memberikan kebebasan kepada siswa untuk mengekspresikan diri sebagai pahlawan maupun tokoh Muhammadiyah dalam rangka memeriahkan Milad ke-113 Muhammadiyah.
“Kami memberikan kebebasan kepada siswa untuk mengekspresikan dirinya sebagai pahlawan maupun tokoh Muhammadiyah dalam rangka memeriahkan Milad ke-113 Muhammadiyah,” ujarnya.
Ia menambahkan, panitia akan memilih 11 kostum terbaik yang akan mendapatkan penghargaan berupa trofi. Tidak hanya siswa, para guru dan karyawan pun turut dinilai, dan nantinya akan dipilih 5 peserta terbaik yang berhak memperoleh reward dari panitia.
Guru senior yang mengampu kelas 3-A, Nurun Naharo, S.Ag., M.Pd.I., tampil mencolok dengan kostum serba putih, lengkap dengan sorban yang melingkar di kepala serta tongkat kayu berbentuk ular.
Ia menyampaikan bahwa pada hari itu ia memerankan tokoh pendiri Muhammadiyah, KH. Ahmad Dahlan.
“Hari ini saya memerankan tokoh pendiri Muhammadiyah, KH. Ahmad Dahlan,” jelasnya.
Berbeda dengan Rizki Handayani, S.Pd., dan Lia Arviska Pratiwi, S.Pd. Kedua guru tersebut menampilkan sosok Nyai Ahmad Dahlan atau Siti Walidah serta Baroroh Baried. Mereka memilih tokoh tersebut karena keduanya dikenal sebagai figur inspiratif bagi warga Muhammadiyah maupun masyarakat Indonesia.
Lia Arviska menjelaskan bahwa kedua tokoh tersebut memiliki jasa yang sangat besar bagi bangsa, terutama dalam memperjuangkan emansipasi perempuan serta kiprahnya di bidang pendidikan.
“Mereka berdua memiliki jasa yang sangat besar bagi bangsa ini, terutama dalam memperjuangkan emansipasi perempuan dan kiprahnya sebagai tokoh pendidikan,” tuturnya sesaat sebelum pemberangkatan pawai.
Rute pawai yang ditempuh mencapai lebih dari 10 kilometer. Meskipun cukup panjang, para peserta tetap bersemangat sambil meneriakkan yel-yel Milad Muhammadiyah sepanjang perjalanan.
Setibanya di titik finish di kompleks Perguruan Muhammadiyah Wonokromo, para peserta yang telah menempuh jarak sekitar 10 kilometer itu tetap menunjukkan antusiasme tinggi.
Sambil menunggu pengumuman dari panitia, mereka turut berpartisipasi dalam undian doorprize.
Berikut Para Pemenang Lomba Cosplay Siswa:
1. Kinanti Nafeeza Nur Ramadhani (2-ICP) – Busana Siti Walidah.
2. Rayhan Imam Fahreza (2-A) – Busana Sultan Hasanuddin.
3. Aisyah Ayudiah Putri Inara (1-B) – Busana Siti Walidah.
4. Muhammad Krisna Alfarizqi (4-ICP) – Busana Pattimura.
5. Firly Dzaki Al-Khalify (1-ICP) – Busana K.H. Ahmad Dahlan.
6. Alesha Shafiyah Az Zahra (2-B) – Busana Siti Walidah.
7. Muhammad Zidan Al Makkah – Busana K.H. Ahmad Dahlan.
8. Hishon Fatihuddin Kirom (6-B) – Busana Teuku Umar.
9. Muhammad Abimana Yogie (3-B) – Busana Gubernur Suryo.
10. Athis Ilma Ramadhani (4-ICP) – Busana Nyai Ahmad Dahlan
11. Alicya Azzahra Al Amin (2-ICP) – Busana Nyai Ahmad Dahlan
Berikut Para Pemenang Cosplay Guru dan Karyawan:
1. Chatarina Lestari, S.Psi.
2. Hafshoh, S.Pd.
3. Anisa Herwati, S.Pd.I., M.Pd.
4. Ninik Nurfarida, S.Pd.
5. Meilani Fara Atika, S.Pd. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments