
PWMU.CO – Dalam rangka menutup rangkaian kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), SD Muhammadiyah Manyar (SDMM), Gresik menggelar Exhibition Gelar Karya P5, Sabtu (10/5/2025). Acara ini berlangsung meriah di Atrium Gressmall Jalan Sumatra GKB dan dihadiri oleh siswa, guru, orang tua, serta perwakilan dari Majelis Dikdasmen PRM Pongangan Indah.
Kegiatan ini menampilkan beragam hasil karya siswa dari berbagai tema P5 yang telah dilaksanakan selama dua semester, antara lain Kearifan Lokal, Kewirausahaan, Gaya Hidup Berkelanjutan, Bangunlah Jiwa dan Raga, Bhinneka Tunggal Ika, dan Rekayasa dan Teknologi. Setiap kelas menyajikan booth dengan tampilan kreatif yang memamerkan proyek, produk, hingga dokumentasi proses pembelajaran.
Projek P5 merupakan bagian dari implementasi Kurikulum Merdeka yang bertujuan untuk membentuk pelajar Indonesia yang memiliki kompetensi global dan berperilaku sesuai nilai-nilai Pancasila. Dalam proyek ini, siswa diajak untuk belajar melalui pengalaman nyata dengan tema-tema kontekstual seperti Kearifan Lokal, Bhinneka Tunggal Ika, Rekayasa dan Teknologi, dan lainnya.
Kegiatan exhibition ini bertujuan sebagai bentuk pertanggungjawaban proses belajar siswa sekaligus media apresiasi terhadap kreativitas dan kolaborasi mereka selama kegiatan P5.
Kepala SDMM, Ria Pusvita Sari MPd dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh siswa, guru, dan tidak lupa wali siswa atas semangat serta dedikasi dalam menjalankan dan kerja samanya dalam proyek ini.
“P5 bukan sekadar tugas, tapi proses pembentukan karakter, kerja sama, dan kemampuan berpikir kritis siswa. Melalui pameran ini, kita bisa melihat hasil nyata dari semangat gotong royong dan inovasi anak-anak dan tentunya juga dukungan dari mama-mama semuanya,” ujarnya.
Orang tua yang hadir pun tampak antusias. Banyak yang mengabadikan momen anak-anak mereka saat mempresentasikan hasil karya, seperti produk daur ulang, inovasi teknologi sederhana, video kampanye sosial, hingga makanan hasil olahan sendiri.
Dengan adanya exhibition ini, diharapkan nilai-nilai Pancasila semakin tertanam dalam diri siswa secara kontekstual dan menyenangkan. Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata bahwa pembelajaran bisa berlangsung lebih bermakna dan berorientasi pada penguatan karakter.
Nur Yanidha Qomariyah selaku koordinator P5 di jenjang kelas 2 juga sangat mendukung dengan adanya proyek kegiatan P5 ini.
“Kegiatan Gelar Karya ini adalah bukti bahwa pembelajaran tidak hanya terjadi di dalam kelas, tapi juga di luar kelas melalui pengalaman nyata. Siswa tidak hanya belajar tentang teori, tapi juga bagaimana mengaplikasikannya dalam kehidupan nyata.”






0 Tanggapan
Empty Comments