
PWMU.CO – Sabtu (26/7/2025) menjadi catatan penting dalam sejarah gerakan Muhammadiyah di Kecamatan Bandar. Untuk pertama kalinya, tiga organisasi otonom Muhammadiyah resmi membentuk dan melantik Pimpinan Cabang (PC) secara serentak, yaitu PC Pemuda Muhammadiyah (PCPM), PC Nasyiatul Aisyiyah (PCNA), dan PC Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PC IPM).
Bertempat di Pendopo Kecamatan Bandar, prosesi pelantikan berlangsung khidmat dan penuh semangat. Momen ini menjadi tonggak sejarah karena menandai terbentuknya struktur kepemimpinan resmi ortom Muhammadiyah tingkat cabang di wilayah ini. Sebelumnya, ketiga ortom belum memiliki kepengurusan resmi di tingkat kecamatan, sehingga pelantikan ini menjadi langkah awal dakwah dan kaderisasi yang lebih terorganisasi.

Prosesi pelantikan dilakukan langsung oleh Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Pacitan dan dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca), yakni Camat Bandar, Kapolsek Bandar, Danramil Bandar, serta perwakilan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) dan berbagai tamu undangan dari instansi pendidikan maupun kelembagaan lainnya.
Kehadiran para tamu undangan menambah suasana hangat dan penuh antusias di lingkungan Pendopo Kecamatan. Para pengurus dari masing-masing PC hadir dengan seragam ortom yang rapi, penuh percaya diri, dan siap mengemban amanah besar untuk menggerakkan dakwah dan pemberdayaan di wilayahnya.
Acara ini berjalan lancar berkat kerja sama panitia pelaksana di bawah kepemimpinan Miswanto. Bersama tim, ia telah mempersiapkan seluruh rangkaian kegiatan secara maksimal, mulai dari urusan administrasi, teknis pelantikan, hingga penyambutan tamu. Kerja keras panitia menjadi kunci sukses terselenggaranya acara bersejarah ini.

Selain sebagai ajang pelantikan, kegiatan ini juga menjadi simbol kebangkitan baru bagi generasi muda Muhammadiyah di Kecamatan Bandar. Dengan terbentuknya tiga PC ini, diharapkan lahir program-program kaderisasi yang terstruktur, kolaboratif, dan berdampak luas bagi masyarakat.
Sinergi antara ortom Muhammadiyah dengan berbagai elemen pemerintahan seperti Forkopimca serta lembaga pendidikan melalui AUM menjadi modal penting untuk membangun gerakan kepemudaan yang produktif dan inovatif.
Pelantikan ini bukan sekadar seremoni, tetapi juga titik tolak lahirnya semangat baru dalam dakwah Islam berkemajuan—yang dimotori oleh pemuda, pelajar, dan perempuan Muhammadiyah—untuk bersama membangun peradaban unggul, berdaya, dan berjiwa sosial tinggi di Kecamatan Bandar. (*)
Penulis Aril Mujahidin Editor Wildan Nanda Rahmatullah






0 Tanggapan
Empty Comments