Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Sekolah dari Jerman, Siswa SD Mugeb Ini Akhirnya Diwisuda

Iklan Landscape Smamda
Sekolah dari Jerman, Siswa SD Mugeb Ini Akhirnya Diwisuda
pwmu.co -
Muhammad Nararya Purwanto bersama Kepala SD Mugeb M Nor Qomari SSi di Wisuda XXII (Istimewa/PWMU.CO)

Sekolah dari Jerman, Siswa SD Mugeb Ini Akhirnya Diwisuda; Liputan Kontributor PWMU.CO Gresik Sayyidah Nuriyah

PWMU.CO – Berdomisili di Jerman tak menghalangi semangat Muhammad Nararya Purwanto untuk menuntaskan belajarnya di kelas VI SD Muhammadiyah 1 GKB (SD Mugeb) Gresik. 

Setahun menjalani pembelajaran jarak jauh secara daring, anak yang akrab disapa Arya itu ikuti Wisuda XXII Tahun 2022 di Ballroom Giri Loka Aston Inn Gresik, Sabtu (18/6/22). Sebelumnya, Arya juga mengikuti Wisuda Tahfidh di Averroes Hall SD Mugeb, Selasa (14/6/22). 

Arya terbilang siswa baru. Dia mutasi ke SD Mugeb ketika awal memasuki jenjang kelas VI. Saat itu posisinya masih tinggal di Jerman bersama kedua orangtuanya. Sebab, meski orangtuanya kelahiran Gresik, kini ibunya studi di sana. 

Arya bersekolah di SD Mugeb karena orangtuanya berencana kembali ke Gresik pada awal tahun 2022. Namun karena suatu kendala dengan studi ibunya, di tengah pandemi Covid-19 itu Arya lanjut menyelesaikan pembelajarannya di SD Mugeb secara daring. 

Sekolah Jerman Vs Indonesia 

Setahun terakhir menjadi tahun yang penuh tantangan bagi Arya. Sebab dirinya menjalani dua sekolah sekaligus, sekolah di Jerman dan sekolah di Indonesia (SD Mugeb). “Arya merasa capek karena kadang harus bangun dini hari jam 3 pagi waktu Jerman, kemudian jam 7 pagi berangkat ke sekolah Jerman,” ujar lulusan yang hobi karate, membaca, dan menggambar itu. 

Iklan RSI Siti Aisyah Madiun

Sang ibu, Lyla Rachmaningtyas, mengungkap, Arya diwajibkan tetap bersekolah di Jerman karena saat itu masih tinggal di Jerman. 

Di sisi lain, Arya memang terbiasa belajar dengan sistem di Jerman yang berbeda dengan Indonesia. “Belajarnya susah karena belum terbiasa dengan pelajaran di Indonesia. Arya juga merasa kaget karena pelajaran setingkat sekolah dasar di Indonesia ternyata banyak sekali,” terang Arya. 

Menurut pengalaman Arya, sambungnya, harusnya sekolah dasar tidak banyak belajar dan banyak waktu untuk bermain dan beraktivitas di luar. 

Baca sambungan di halaman 2: Kelas Privat dan Kesejukan SD Mugeb

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡