Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Kajian Ramadan dan Iftar SD Muhammadiyah Kota Blitar

Iklan Landscape Smamda
Kajian Ramadan dan Iftar SD Muhammadiyah Kota Blitar
Pemateri Drs. Joko Nurbatin (berdiri) dalam Kajian Ramadhan dan Iftar SD Muhammadiyah Kota Blitar, Sabtu (7/3/2026). (Agus Fawaid/PWMU.CO)
pwmu.co -

Sekolah Dasar Muhammadiyah Kota Blitar (SD Muhtar) menggelar kegiatan Kajian Ramadan dan Iftar atau Buka Puasa Bersama pada hari Sabtu (7/2/2026). Kegiatan ini dilaksanakan mulai pukul 16.30 WIB hingga selesai di Aula PDM Kota Blitar lantai 2 yang beralamat sama dengan SD Muhtar.

Kegiatan tersebut diikuti oleh ratusan peserta yang terdiri dari murid kelas 1 hingga kelas 6 bersama orang tua masing-masing. Selain itu, acara juga dihadiri dan didampingi oleh Kepala Sekolah, para guru, serta karyawan SD Muhtar.

Dalam kegiatan ini, para peserta mengikuti rangkaian acara yang meliputi kajian Ramadan, iftar atau buka puasa bersama, sholat Maghrib berjamaah, serta makan bersama dalam suasana penuh kebersamaan.

Sekolah Dasar Muhammadiyah Kota Blitar atau yang dikenal dengan nama SD Muhtar merupakan lembaga pendidikan yang beralamat di Jalan Cokroaminoto Nomor 3 Kelurahan Kepanjenlor Kecamatan Kepanjenkidul Kota Blitar.

Sekolah ini memiliki branding sebagai Billingual School dengan misi mencipta generasi Islami, unggul, dan berwawasan global. SD Muhtar juga telah terakreditasi A serta dikenal sebagai sekolah ramah anak dan sekolah Adiwiyata.

Pererat Ukhuwah

Kepala SD Muhtar, Tiwik Kusrini, S.Pd dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut yang dapat mempererat hubungan antara sekolah, murid, dan orang tua.

“Kegiatan ini menjadi momen kebersamaan antara sekolah dan orang tua dalam mendampingi pendidikan anak, terutama dalam memanfaatkan bulan Ramadan sebagai sarana meningkatkan keimanan dan ketakwaan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PCM Kepanjenkidul yang diwakili oleh drh. Sri Widodo menyampaikan apresiasi atas kegiatan yang dilaksanakan oleh SD Muhtar.

“Kegiatan seperti ini sangat baik untuk menanamkan nilai-nilai Keislaman kepada anak sejak dini serta mempererat ukhuwah antara keluarga besar sekolah,” ungkapnya.

Pemateri dari Ketua Majelis Dikdasmen PCM Kepanjenkidul yang baru yaitu Drs. Joko Nurbatin dalam Kajiannya mengajak seluruh peserta untuk senantiasa bersyukur atas nikmat kehidupan.

“Kita sering mendengar kabar orang meninggal dunia. Maka kita patut bersyukur karena masih diberi kesempatan hidup dan bisa hadir di tempat ini. Jika kita melihat rumah sakit, masih banyak orang yang sedang sakit,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa Allah memerintahkan manusia untuk mensyukuri nikmat yang diberikan.

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an Surat Al-Baqarah ayat 183:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”

Iklan RSI Siti Aisyah Madiun

Menurutnya, bulan Ramadan merupakan momentum penting untuk melakukan evaluasi diri, sadar diri, dan tahu diri agar dapat memperbaiki kualitas ibadah dan akhlak.

“Ramadan harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Termasuk lebih rajin Sholat Tarawih di Masjid, sering datang ke tempat ibadah, dan memperbanyak membaca Al-Qur’an,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan para orang tua agar tidak hanya memberikan perintah kepada anak, tetapi juga memberikan contoh yang baik.

“Jangan hanya menyuruh anak mengaji, tetapi orang tua juga harus memberi teladan dengan ikut membaca Al-Qur’an,” katanya.

Pentingnya Pendidikan Karakter

Dalam kesempatan itu, ia juga menyoroti penggunaan media sosial yang saat ini menjadi perhatian serius.

“Di Indonesia saat ini kondisi penggunaan media sosial sedang tidak baik-baik saja. Pemerintah melalui Komdigi mulai melakukan pembatasan konten media sosial secara bertahap mulai 28 Maret 2026,” ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa jumlah anak di Indonesia sekitar 88 juta, sementara pengguna internet mencapai sekitar 80 persen hingga hampir 100 persen.

“Bahkan dari data yang ada, balita sudah bisa mengakses internet. Karena itu jika ada anak kecil rewel jangan selalu diberi HP,” tegasnya.

Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya pendidikan karakter dalam keluarga dengan membiasakan ucapan-ucapan sederhana namun bermakna.

“Biasakan mengucapkan minta tolong, mohon maaf, dan terima kasih. Sampaikan dengan ucapan yang halus dan jangan malu menjadi orang tua yang mendidik anak dengan baik,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar orang tua tidak mudah marah dalam mendidik anak.

“Didik anak dengan kesabaran dan keteladanan. Pendidikan terbaik bagi anak adalah contoh yang diberikan oleh orang tuanya,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini diharapkan SD Muhtar semakin berkembang menjadi lembaga pendidikan yang unggul dan semakin diminati masyarakat, serta mampu melahirkan generasi Islami yang cerdas dan berakhlak mulia. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡