Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Sekolah Penggerak Ini Tempat Belajar Implementasi Kurikulum Merdeka

Iklan Landscape Smamda
Sekolah Penggerak Ini Tempat Belajar Implementasi Kurikulum Merdeka
pwmu.co -
Study visit Kelompok Kerja Pengawas Sekolah Magetan ke UPT SDN 145 Gresik (Istimewa/PWMU.CO)

Sekolah Penggerak Ini Jadi Jujukan Study Visit, liputan Ria Pusvita Sari, Pelatih Ahli Program Sekolah Penggerak; Kepala SD Muhammadiyah Manyar, Gresik

PWMU.CO – Sekolah Penggerak UPT SDN 145 Gresik menjadi jujukan study visit Kelompok Kerja Pengawas Sekolah dari Magetan, Rabu (30/3/2022).

Kepala UPT SDN 145 Siti Chomsiyah SPd menyambut hangat kedatangan mereka, ditemani Pengawas Sekolah Yustono SPd dan Kabid Pendidikan Dasar Nur Maslichah SPd MM.

Diskusi terkait sekolah penggerak berlangsung gayeng mulai pukul 8.15 hingga 13.30 WIB. “Kami diskusi terkait KOSP, capaian pembelajaran, tujuan pembelajaran, juga modul ajar,” ujar Siti Chomsiyah.

Selain itu, lanjutnya, Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila menjadi bahan diskusi menarik dalam kunjungan tersebut. “Alhamdulilah kami dapat menyuguhkan video project, bukti-bukti kegiatan, dan melihat pembelajaran langsung di dalam kelas,” ungkap Siti Chomsiyah.

Praktik Baik

Kunjungan menjadi pengalaman tersendiri bagi para guru di UPT SDN 145. Siti Chomsiyah mengaku senang bisa banyak berbagi cerita dan praktik baik terkait implementasi Kurikulum Merdeka.

Iklan Landscape UM SURABAYA

“Ya ditanya pembelajaran, kendalanya, bagaimana saat dulu capaian pembelajaran masih draft, buku-buku lihat di platform merdeka mengajar, dan lain-lain,” paparnya.

Bagi Siti Chomsiyah, kepala sekolah dan guru dituntut kreatif dan punya semangat belajar bersama. “Intinya mau belajar dari pengalaman,” kata dia.

Hal paling penting, lanjutnya, adalah menata niat untuk belajar, mengembangkan pengetahuan. “Maka tidak ada hal yang berat,” ujarnya memotivasi tamu yang berkunjung ke sekolahnya.

Ia menambahkan, para tamu tersebut memang ingin tahu tentang sekolah penggerak dan implementasi pembelajaran paradigma baru. “Mungkin ada ketakutan tersendiri terkait kurikulum baru ini. Tapi alhamdulillah mendapat respon positif setelah kunjungan,” ujarnya lega. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu