Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Selain Payung Raksasa, Tempat Ini Primadona untuk Berfoto di Masjid Nabawi

Iklan Landscape Smamda
Selain Payung Raksasa, Tempat Ini Primadona untuk Berfoto di Masjid Nabawi
pwmu.co -
Nurhayati bersama suaminya, Ichwan Arif, di depan {intus 35 Masjid Nabawi. Selain Payung Raksasa, Tempat Ini Primadona untuk Berfoto di Masjdi Nabawi (Istimewa/PWMU.CO)

Abadikan Momen

Biasanya, selepas melaksanakan shalat berjamaah Dhuhur dan Asyar, sebelum kembali ke penginapan di hotel, mereka berhenti dan berfoto atau berswafoto di pintu ini.

Kedua pintu ini biasanya menjadi lokasi bertemunya jamaah pasangan suami istri. Suami menunggu istri karena tempat shalatnya dipisah. Pintu ini menjadi tempat pertemuan mereka sebelum kembali ke hotel. 

Nah, setelah bertemu, mereka biasanya berhenti, selanjutnya mengabadikan momen. Sang suami ambil ponsel dan langsung pasang gaya. Kadangkala juga, ponsel diberikan ke jamaah lain untuk diminta tolong memfoto.

“Mbak, minta tolong difotokan ya,” kata Nur Hayati, jamaah asal Bungah Gresik, pada rekan serombongan, sambil menyerahkan ponselnya, Kamis (4/8/22).

Hal serupa, selepas membantu memfoto, Syarifah Aliyah, jamaah haji asal Giri Kebomas Gresik pun meminta foto sendirian di pintu 35.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Tidak hanya asal Indonesia, jamaah dari lain pun berbondong-bondong ambil momen berfoto saat pintu 34 atau 35 ditutup petugas. Petugas pun memberikan kesempatan pada jamaah untuk melakukan foto.

Pesona Masjid Nabawi menjadi daya magnet jamaah haji maupun umrah. Mereka mengabadikan momen di mana pun berada saat setelah shalat jamaah, baik di dalam masjid maupun di area luar masjid. (*)

Editor Mohammad Nurfatoni

https://pwmu.co/251023/08/08/semoga-bukan-shalat-subuh-terakhir-di-masjid-nabawi1/
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu