
PWMU.CO – Kabar duka datang dari dunia pencak silat dan olahraga Kabupaten Jember. Pendekar Kepala M Hasyim Arief, SPd, wafat pada Kamis (29/5/2025) pagi menjelang Subuh dalam usia 55 tahun.
Almarhum meninggal dunia setelah menjalani perawatan di RSUD dr Soebandi Jember akibat masalah pada sistem pencernaan.
Almarhum M Hasyim Arief lahir di Surabaya, 20 Juni 1970. Semasa hidup, beliau dikenal sebagai sosok pekerja keras, cekatan, kreatif, bertanggung jawab, dan organisatoris. Karakter inilah yang menjadikannya dipercaya memegang banyak amanah strategis di berbagai organisasi.
Di lingkungan Muhammadiyah, Hasyim menjabat sebagai Ketua Lembaga Seni Budaya dan Olahraga (LSBO) PDM Jember, di Pimda Tapak Suci 04 Jember, almarhum sebagai ketua 3 Bidang Pendidikan, serta Koordinator KOSEGU Pimpinan Wilayah Tapak Suci Putera Muhammadiyah Jawa Timur.
Adapun di luar struktur Muhammadiyah, almarhum menjabat sebagai Sekretaris Pengurus Kabupaten Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Jember dan Sekretaris Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jember.
Sebagai pendekar Tapak Suci, almarhum memiliki rekam jejak panjang. Saat muda, ia adalah atlet sekaligus pelatih Tapak Suci di Universitas Negeri Surabaya (Unesa). Dalam bidang keilmuan silat, ia juga tercatat sebagai salah satu peraga jurus Lembu yang diciptakan dan dikembangkan oleh Pendekar Besar H Nizam Firdausy.
Ketua IPSI Jember Agus Supaat SPd menyampaikan rasa duka mendalam atas wafatnya Hasyim. “Sebagai sekum IPSI, beliau adalah motor organisasi. Koordinasinya lintas instansi sangat baik. Ketika ada kebijakan dari ketua umum, beliau langsung bergerak cepat dan tepat. Maka tak heran pencak silat menjadi salah satu cabang olahraga unggulan di Jember,” ujarnya.
Ketua KONI Jember Sutikno mengungkapkan bahwa Hasyim telah lama mengeluhkan gangguan pencernaan. “Sekitar sepuluh hari terakhir kondisinya memburuk dan dirawat di RS Jember Klinik, sebelum akhirnya dirujuk ke RS dr. Soebandi,” jelasnya.
Sutikno mengaku sangat kehilangan. “Saya baru kenal beliau di KONI. Tapi saya melihat beliau adalah sosok ideal: bertanggung jawab dan memiliki dedikasi tinggi. Beliau adalah harapan kami dalam membangun olahraga di Jember,” tuturnya.
Kepergian Hasyim terjadi di tengah persiapan menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur IX yang dijadwalkan berlangsung akhir Juni 2025. “Kami benar-benar kelabakan karena pintu utama administrasi Porprov ada pada almarhum Mas Hasyim,” ungkap Sutikno.
Meski demikian, KONI Jember segera mengambil langkah cepat. Seluruh tugas Hasyim kini ditangani secara kolektif oleh Ketua Bidang Prestasi Soetriono, Bendahara Silva Dwi Lestari, dan Kepala Kesekretariatan Fauzi, dibantu oleh pengurus lainnya.
“Insyaallah semuanya sudah on the track. Kalau ada yang tercecer, segera kami atasi. Sebagian data masih di laptop almarhum,” imbuhnya.
Selamat jalan Pendekar M Hasyim Arief, Semoga Allah menerima seluruh amal ibadahnya, mengampuni segala dosanya, dan menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya. Aamiin. (*)
Penulis Sukarno Editor Alfain Jalaluddin Ramadlan






0 Tanggapan
Empty Comments