
PWMU.CO – Seluruh siswa Jurusan Teknik Kimia Industri SMK Muhammadiyah 2 Benjeng, Gresik, berhasil meraih Sertifikat Kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) setelah dinyatakan kompeten dalam uji kompetensi keahlian yang digelar pada 24–26 Februari 2025.
Uji kompetensi ini diselenggarakan bekerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Ketiga (LSP-P3) Industri Pupuk Indonesia (IPI), dan berlangsung di Laboratorium Teknik Kimia Industri SMK Muhammadiyah 2 Benjeng Gresik.
Sebanyak 25 asesi, terdiri dari 22 siswa dan 3 guru, mengikuti uji kompetensi yang diawasi oleh 2 asesor profesional bersertifikat BNSP.
Penyerahan Sertifikat dan Tasyakuran Kelulusan
Sebagai puncak dari rangkaian kegiatan, penyerahan Sertifikat Kompetensi BNSP secara resmi dilakukan pada Kamis (22/5/2025), bersamaan dengan tasyakuran kelulusan siswa kelas XII.
Acara ini berlangsung khidmat dan penuh rasa syukur, dihadiri oleh seluruh peserta uji, guru, orang tua siswa, serta jajaran pimpinan sekolah.
Momentum ini menjadi simbol keberhasilan siswa tidak hanya dalam menyelesaikan masa studi, tetapi juga dalam membuktikan bahwa mereka memiliki kompetensi profesional yang diakui secara nasional.
Sertifikasi Nasional, Bukti Kompetensi Profesional
Sertifikat BNSP merupakan pengakuan resmi terhadap kemampuan kerja seseorang berdasarkan standar nasional. Bagi lulusan SMK, sertifikat ini menjadi nilai tambah signifikan saat melamar pekerjaan, karena menunjukkan bahwa mereka memiliki keterampilan teknis yang telah diuji dan diakui secara profesional.
“Kami ingin memberikan bukti nyata bahwa siswa kami tidak hanya belajar teori, tetapi juga memiliki kompetensi teknis yang terstandar nasional. Karena itu, kami menggandeng LSP IPI dalam proses asesmen ini,” ujar Devi Nurwidya Wahyuni, Kepala Program Keahlian Teknik Kimia Industri.
Pelaksanaan asesmen meliputi pemeriksaan portofolio, praktik langsung, dan wawancara. Setiap peserta diuji berdasarkan skema uji kompetensi bidang Teknik Kimia Industri yang telah ditetapkan oleh BNSP dan LSP terkait.
Mencetak Lulusan Siap Kerja dan Tersertifikasi
Langkah ini merupakan bagian dari strategi SMK Muhammadiyah 2 Benjeng Gresik dalam membekali siswa dengan keahlian yang sesuai kebutuhan industri.
Kepala sekolah, Syuhud Immawan, menegaskan bahwa keberhasilan seluruh siswa memperoleh sertifikasi kompeten menunjukkan bahwa proses pendidikan vokasi di sekolah ini berjalan dengan serius dan terarah.
“Sertifikat BNSP bukan hanya pelengkap, tapi bukti bahwa lulusan kami siap masuk dunia kerja dengan keterampilan yang telah diakui secara nasional,” jelasnya.
Komitmen Berkelanjutan untuk Tahun Berikutnya
Program Keahlian Teknik Kimia Industri berharap dapat melanjutkan kerja sama dengan LSP IPI di tahun-tahun mendatang. Tujuannya, agar seluruh siswa di jurusan ini dapat secara konsisten menyelesaikan masa belajarnya dengan membawa sertifikat kompetensi sebagai modal kerja yang sah.
“Harapan kami, tahun depan seluruh siswa tetap bisa mengikuti uji kompetensi dan mendapatkan sertifikat BNSP. Ini akan menjadi ciri khas lulusan Teknik Kimia Industri SMK Muhammadiyah 2 Benjeng Gresik,” tutur Devi.(*)
Penulis Maria Hanim Editor Zahrah Khairani Karim





0 Tanggapan
Empty Comments