
PWMU.CO — Hari pertama Fortasi (Forum Ta’aruf dan Orientasi Siswa) SMK Muhammadiyah 10 Mantup, Senin (14/7/2025), dibuka dengan materi yang membekas dan menggugah semangat para peserta.
Materi perdana disampaikan oleh Fatma Suci Ristanti SPd, yang akrab disapa Bu Tanti. Sebagai Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, ia menyampaikan pengenalan kurikulum dengan gaya santai, komunikatif, dan memotivasi.
Dengan penuh kehangatan, Bu Tanti mengajak para peserta Fortasi kelas X untuk mengenal lebih dalam sistem pembelajaran di SMK, khususnya di SMK Muhammadiyah 10 Mantup. Ia menjelaskan bahwa pembelajaran di SMK berbeda dari jenjang SMP karena lebih menekankan pada praktik yang aplikatif dan membentuk keterampilan siap pakai.
“Di SMK, kalian akan lebih banyak belajar melalui praktik, bukan hanya teori. Kalian akan dilatih untuk memiliki skill, bukan sekadar hafalan,” ujar Bu Tanti yang disambut antusias para peserta.
Suasana kelas pun menjadi hidup karena penyampaian materi dilakukan dengan cara yang menarik dan tidak membosankan.
Tak hanya menjelaskan kurikulum, Bu Tanti juga membuka ruang interaksi dengan para peserta melalui sesi berbagi pengalaman. Ia mengajak siswa menceritakan pengalaman mereka saat masih duduk di bangku SMP. Momen ini membuat suasana menjadi lebih akrab dan menggugah semangat siswa untuk memulai jenjang pendidikan baru dengan optimisme.
Bu Tanti juga menyisipkan pesan motivasi yang menyentuh. Ia mengajak seluruh peserta Fortasi untuk menyalakan semangat belajar dan meraih prestasi.

“Bakar semangat belajarmu, jadikan SMK Muhammadiyah 10 Mantup sebagai tempat untuk menemukan jati diri dan masa depan yang lebih baik,” pesannya dengan penuh semangat.
Ia juga mengingatkan pentingnya bersyukur atas segala nikmat yang Allah berikan.
“Kalian harus bersyukur masih diberi kesempatan untuk belajar. Banyak orang di luar sana yang tidak seberuntung kalian. Maka manfaatkan waktu ini dengan sebaik-baiknya,” tambahnya.
Pengenalan kurikulum ini tidak hanya membuka wawasan para siswa baru, tetapi juga membakar motivasi mereka sejak hari pertama. Melalui pendekatan yang inspiratif dan penuh semangat, Bu Tanti berhasil mengubah suasana Fortasi menjadi momen awal yang membangun optimisme dan kesiapan para siswa baru menghadapi dunia pendidikan kejuruan.
Dengan semangat yang ditanamkan sejak dini, para peserta Fortasi kini memiliki bekal awal yang kuat untuk menapaki perjalanan mereka di SMK Muhammadiyah 10 Mantup dengan tekad menjadi siswa yang berilmu, terampil, dan berprestasi. (*)
Penulis M Arief Andriansyah Editor M Tanwirul Huda


0 Tanggapan
Empty Comments