
PWMU.CO – Semangat Raden Ajeng Kartini berkobar di SD Muhammadiyah 1 Kebomas (SD MURI) melalui lomba puisi yang diselenggarakan untuk memperingati Hari Kartini. Acara lomba puisi yang berlangsung pada hari kamis (17/04/2025) ini menarik perhatian siswa SD MURI mulai dari kelas 1 sampai kelas 5. Terutamanya bagi kelas 4 dan 5 karena tidak hanya sekedar membaca puisi namun mereka harus membuat dan merangkai kata demi kata dengan indah.
Puisi bertemakan Ibu Kartini mampu menghadirkan beragam karya yang syarat akan makna dan penghayatan terhadap nilai-nilai yang telah diperjuangkan oleh pahlawan nasional tersebut. Para peserta dari kelas 4 dan 5 dengan penuh antusias menuangkan ide dan gagasan mereka berupa untaian kata dalam bait-bait puisi yang indah.
Lomba ini adalah bentuk tindak lanjut dari hasil koordinasi bersama wakil kepala SD MURI bagian kesiswaan, Bellah Iasyah Meilinda.
“Saya ingin anak-anak belajar dan bisa mengenal para pahlawan nasional, karena anak-anak jaman sekarang banyak yang belum tahu pahlawan nasional dan apa saja jasa beliau yang bisa kita nikmati hari ini” ucap Bella.
Bak kail bersambut, keinginan Bella selaras dengan keinginan guru yang ingin anak-anak bisa berkembang lebih tidak hanya sekedar dari ilmu eksakta saja.
“Untuk siswa kelas 4 dan 5 puisi harus dibuat/dirangkai sendiri setelah itu baru mereka membacakan hasil dari karya mereka sendiri, dari kegiatan ini kita bisa menyaring bibit-bibit sastrawan, selain itu anak-anak juga dapat menyalurkan bakat terpendam mereka,” lanjutnya.
Karya Puisi
Hasil koordinasi tersebut, dapat terealisasikan pada hari kamis (17/04/2025) pukul 09.30 – 11.00 dengan agenda awal menulis puisi untuk siswa kelas 4 dan 5, lalu membacakan hasil karya. Para siswa sangat antusias dalam merangkai untaian kata yang indah, penuh makna, dan semangat menggelora.
Hasil dari puisi yang telah dituliskan kemudian diseleksi secara intern di setiap kelas. Pada saat siswa membacakan puisi di depan kelas, ternyata melebihi ekspektasi wali kelas, banyak bakat terpendam yang memang siswa SD MURI miliki.
“Sisi lain dari siswa SD MURI terlihat hari ini, saya takjub mendengar bait-bait yang disampaikan anak-anak” ungkap wali kelas 4 Pancarona, Erna Hamidah.
Memang benar hari ini wali kelas dapat melihat siswa SD MURI bersemangan dan penuh emosi saat mereka membacakan puisi hasil karya mereka sendiri. Harapan demi harapan tak kunjung berhenti dari SD MURI terutama ustadz ustazdah untuk menggali potensi siswa dengan berbagai daya dan upaya, salah satunya dari lomba menulis puisi dalam rangka hari Kartini. (*)
Penulis Nurul Istiqomah Editor Amanat Solikah






0 Tanggapan
Empty Comments