
PWMU.CO – SMA Muhammadiyah 8 Gresik (SMAMDELAGRES) menunjukkan semangat emansipasi Kartini dengan cara yang inspiratif.
Bertepatan dengan peringatan Hari Kartini, sekolah ini melepas 124 siswa kelas XII untuk mengikuti program magang di dunia usaha dan industri (DU-DI) melalui program Career Class, Senin (21/4/2025).
Pelepasan ini dilakukan dengan penuh makna. Sejumlah guru perempuan mengenakan kebaya lengkap saat mendampingi para siswa ke lokasi magang, sebagai simbol Kartini masa kini: anggun, cendekia, dan berdaya.
“Ini bukan sekadar simbol, tetapi juga bentuk penanaman nilai-nilai emansipasi sejati: belajar dan bekerja di dunia nyata, membangun masa depan sejak sekarang,” ujar Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Yuyun Minarti, SE.
Program magang akan berlangsung hingga 9 Mei 2025, dengan penempatan siswa di berbagai sektor seperti pendidikan, kesehatan, kuliner, toko kelontong, bengkel, industri kreatif, dan layanan digital. Para guru turut mengantar siswa langsung ke tempat magang guna memastikan kesiapan mereka.
“Kami ingin siswa belajar tidak hanya dari buku, tetapi juga dari pengalaman nyata. Bahwa bekerja itu memerlukan kedisiplinan, empati, serta keberanian untuk mencoba hal-hal baru,” lanjut Yuyun.
Sebanyak 65 persen siswa ditempatkan sesuai dengan minat karier masing-masing. Mereka berkesempatan mempraktikkan ilmu yang telah dipelajari di bangku sekolah dalam dunia kerja sesungguhnya.
Salah satu peserta, Naurah, yang ditempatkan di sebuah sekolah dasar, mengungkapkan pengalamannya selama magang.
“Saya belajar menyiapkan materi, bermain sambil mendidik, dan menghadapi berbagai karakter anak. Rasanya capek, tapi seru dan bikin semangat untuk terus berkembang,” ujarnya.
Apresiasi juga datang dari pihak mitra dunia usaha. Seorang pemilik usaha kuliner mengaku senang dengan kehadiran siswa magang dari SMAM 8 Gresik.
“Mereka kreatif, cepat belajar, dan komunikatif. Terutama siswa dari jurusan desain komunikasi visual. Kami berharap bisa menjalin kerja sama kembali di masa mendatang,” ungkapnya.
Melalui program ini, SMAMDELAGRES menegaskan komitmennya untuk mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan kerja, etos profesional, dan kepekaan sosial.
“Di momen Hari Kartini ini, kami ingin seluruh siswa—baik perempuan maupun laki-laki—dapat tumbuh menjadi pribadi yang berdaya, mandiri, dan siap berkontribusi bagi masyarakat,” pungkas Yuyun.
Penulis Liset Ayuni Editor Alfain Jalaluddin Ramadlan







0 Tanggapan
Empty Comments