Terus semangat meningkatkan kebersihan dan kualitas literasi, MI Muhammadiyah 6 Sekapuk (Mimsix) pada Sabtu (30/08/2025)
Pagi yang cerah Mimsix divisitasi oleh dua juri Lomba Lingkungan Sekolah Muhammadiyah Sehat (LLSMS), yakni Suwarno MPd dan Mochammad Nor Qomari Ssi.
Semua warga sekolah menyambut mereka dengan gembira, siswa siswi bersalaman dan bersama-sama melaksanakan senam “Anak Indonesia Hebat”.
Kepala Mimsix, Muhammad Wasil SPdI terus menunjukkan komitmennya yang tinggi terhadap kebersihan lingkungan sekolah, dengan berpartisipasi aktif dalam LLSMS.
Lomba ini bertujuan untuk terus menanamkan karakter siswa yang peduli terhadap kebersihan, kesehatan dan menciptakan kenyamanan dalam belajar.
Dengan demikian, diharapkan sekolah dapat menjadi tempat yang nyaman dan sehat bagi siswa untuk belajar dan berkembang.
“Sekolah terbersih dan ternyaman dengan kerapian dan kebersihan ruangan, dengan menyesuaikan sebagai madrasah Sehat Inovatif Peduli (SIP) yang sudah dimiliki Mimsix. Serta sebagai madrasah literasi dengan memaksimalkan karya mading dan literasi setiap ruang kelas,” tegas Wasil.
Wasil sangat berharap ada dampak yang dirasakan oleh warga sekolah terutama siswa-siswi Mimsix sampai di kemudian hari.

Ada berbagai upaya untuk meningkatkan kualitas lingkungan sekolah yang nyaman dan menyenangkan bagi siswa-siswi.
Menjaga kebersihan taman, setiap ruangan, terutama toilet. Juri terkesan dengan mading Mimsix yang merupakan salah satu fasilitas siswa-siswi dalam berliterasi.
Wasil sebutannya, mengutarakan kepada juri bahwa mading yang diganti setiap 2 bulan sekali ini selalu menyuguhkan tema yang berbeda dan murni hasil dari siswa. Siswa berkarya di kelas masing dengan didampingi guru.
Dilanjutkan dengan juri berkeliling ke setiap kelas, menyaksikan kegiatan pembelajaran dari kelas 1-6. Kedua juri berinteraksi dengan siswa didalam kelas dan itu menyenangkan.
Kedua juri LLSMS, Suwarno dan Mochammad Nor Qomary menyatakan terkesan, bahwa setiap kelas inovatif dan diacungi jempol.
Setiap kelas terdapat dinding literasi, galeri pengetahuan dari mapel Matematika (perkalian, rumus-rumus bangun datar, bangun ruang, pecahan), Bahasa Inggris, Pendidikan Pancasila, Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (organ tubuh, tata surya, tumbuhan hewan, detik-detik proklamasi, pancasila, pahlawan nasional), Agama Islam (asmaul husna, rukun islam dan iman), dan media pembelajaran, setiap dinding kelas juga memfasilitasi hasil karya anak.
“Sudut baca yang ada pada setiap kelas menarik selain itu pola bangku juga dibentuk sedemikian rupa dengan bentuk berubah-ubah (huruf U, L berhadapan) itu juga penting,” ucap Suwarno.
Paling menarik adalah dikelas 5 (lima) banyak tempelan literasi, sehingga sesuai dengan komitmen Mimsix sebagai madrasah literasi bahkan banyak memanfaatkan sampah seperti banner bekas, kardus, botol plastik, kemasan snack, sedotan.
Salah satu juri, Mochammad Nor Qomari berinteraksi dengan siswa-siswi di kelas lima, dia menerangkan ekosistem dengan media buku pada sudut baca. Mereka terlihat antusias saat diberikan edukasi.
“Kalian harus semangat belajar kelak jadi orang sukses yang bermanfaat dan mampu berkeliling dunia,” tuturnya.
Ia juga menekankan tubuh itu harus diisi dengan hal-hal yang sehat seperti tumbler yang diisi dengan air putih. Bukan dari minuman pemanis buatan, yang nantinya merugikan diri dijangka panjang seperti menimbulkan cuci darah yang sangat membutuhkan biaya banyak.(*)






0 Tanggapan
Empty Comments