Kajian Ramadan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur tahun 2026 yang digelar pada Sabtu–Ahad (21–22/2/2026) berlangsung semarak. Selain diisi dengan penguatan ideologi dan wawasan keislaman, kegiatan yang bertempat di Universitas Muhammadiyah Jember ini juga dimeriahkan oleh bazaar Ramadan yang menghadirkan beragam produk UMKM Persyarikatan.
Lebih dari 2.000 peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur memadati lokasi kegiatan. Sejak pagi hingga menjelang waktu berbuka, stan-stan bazaar tampak ramai dikunjungi peserta yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berbelanja kebutuhan Ramadan sekaligus mendukung produk warga Muhammadiyah.
Beragam produk ditawarkan dalam bazaar tersebut, mulai dari aneka jajanan dan camilan, batik, kopi khas Jember, hingga buku-buku, peci, dan jilbab. Kehadiran produk-produk lokal ini tidak hanya menambah semarak acara, tetapi juga menjadi bagian dari upaya penguatan ekonomi jamaah berbasis UMKM.
Salah satu pengunjung, Muhammad Tanwirul Huda yang datang dari Surabaya, mengaku senang dengan adanya bazaar Ramadan ini.
“Saya membeli beberapa produk jajanan seperti keripik tempe, pastel, serta beberapa jajanan lain. Lumayan untuk takjil dan ngemil nanti malam,” ujarnya.
UMKM yang berpartisipasi merupakan usaha yang dikelola oleh Persyarikatan dari berbagai daerah, khususnya tuan rumah Pimpinan Daerah Muhammadiyah Jember. Keterlibatan UMKM ini menjadi bukti bahwa kegiatan dakwah Muhammadiyah tidak hanya berorientasi pada penguatan spiritual dan intelektual, tetapi juga pemberdayaan ekonomi umat.
Dengan kolaborasi antara penguatan ideologis dan pemberdayaan ekonomi, Kajian Ramadan PWM Jatim 2026 menghadirkan suasana yang utuh: memperkokoh nilai, sekaligus menggerakkan kemandirian jamaah. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments