Ribuan jamaah memadati halaman Masjid Baiturrahman, kompleks SD Muhammadiyah 1 Krian, Ahad (16/11/2025), dalam Pengajian Spesial Milad ke-113 Muhammadiyah. Acara istimewa ini menghadirkan ulama tamu, Syaikh Ahmad Abdul Adhim Al-Azhari, mantan Wakil Kementerian Al-Azhar Cairo yang kini menjadi pembina Markaz Lughoh eLKISI.
Namun bukan hanya tausiyah yang menarik perhatian jamaah. Momen Milad tahun ini semakin semarak dengan pembagian 1.113 porsi bakso gratis—setara 5.000 butir pentol—yang disiapkan sebagai bentuk syukur PCM Krian di usia ke-113 Muhammadiyah.
Ketua panitia menyampaikan bahwa angka 1.113 dipilih sebagai simbol Milad. “Kami ingin menebarkan kebahagiaan kepada jamaah dan masyarakat. Tidak hanya yang hadir di pengajian, tetapi juga warga sekitar masjid. Semuanya berhak merasakan berkah Milad Muhammadiyah,” ujarnya.
Selepas pengajian, antrean panjang tampak memenuhi halaman masjid. Relawan dari PCM, PCA, ortom, PRM, dan PRA bergerak sigap membagikan bakso kepada jamaah. Sebagian relawan lainnya berkeliling ke rumah-rumah warga di sekitar Masjid Baiturrahman untuk membagikan bakso kepada masyarakat yang tidak dapat hadir. Kehadiran mereka disambut senyum hangat dari warga yang merasa turut merasakan keberkahan Milad.
Tausiyah Syaikh Ahmad Abdul Adhim Al-Azhari memberi warna tersendiri. Dengan penyampaian yang lembut namun penuh ketegasan, beliau menekankan pentingnya merawat semangat dakwah, menjaga ukhuwah, serta membangun umat melalui ilmu dan amal. Jamaah terlihat khusyuk, bahkan banyak yang mencatat poin-poin penting dari materi yang disampaikan.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa Milad Muhammadiyah bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk memperkuat gerakan sosial dan spiritual. Bakso yang dibagikan bukan hanya hidangan penggugah selera, tetapi juga simbol kebersamaan dan kepedulian Muhammadiyah kepada masyarakat luas.
PCM Krian berharap semangat berbagi ini terus tumbuh, tidak hanya pada peringatan Milad, tetapi juga menjadi budaya dalam setiap kegiatan dakwah. Di bawah langit Krian yang cerah, lebih dari seribu porsi bakso gratis menjadi jembatan kehangatan antara Muhammadiyah dan masyarakat—mengukuhkan bahwa dakwah yang menggembirakan selalu menemukan jalannya. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments