
PWMU.CO – Dalam rangka menyemarakan bulan suci Ramadhan 1446 H dan meningkatkan syiar Islam, Takmir Masjid Manarul Islam Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Sekaran, Kecamatan Sekaran, Kabupaten Lamongan, menggelar berbagai kegiatan.
Di antaranya adalah pembagian takjil setiap sore, sholat tarawih dan kultum, kultum subuh, tadarus bersama, tahsin, serta ujian terbuka tahfidz al-Qur’an.
Tidak ketinggalan, kajian menjelang berbuka puasa juga menjadi salah satu kegiatan yang semakin meriah.
Untuk memberikan kenyamanan selama ibadah berjamaah, takmir masjid telah melakukan beberapa perbaikan fasilitas, termasuk pemasangan AC berkapasitas 7 PK.
Hal ini menjadikan Masjid Manarul Islam lebih sejuk, meskipun beberapa jamaah mengaku merasa kedinginan karena belum terbiasa dengan pendingin udara tersebut.
Selain itu, untuk menciptakan suasana sholat tarawih yang khusyuk, takmir masjid bekerja sama dengan PRM Sekaran mendatangkan dua santri dari Pondok Pesantren Al-Mizan Muhammadiyah Lamongan, yaitu Sabbih Musafaq dan Umar Abdul Aziz.
Kedua santri ini, meski masih duduk di kelas 4 Diniyah (setara kelas 10 Aliyah), memiliki kedewasaan, mental, dan aura kesantrian yang sangat terasa.
Mereka dipercaya menjadi imam sholat Maghrib, Isya, tarawih, dan subuh secara bergantian.
Suara mereka yang lantang dan irama bacaan yang merdu membuat jamaah merasa seperti berada di Masjidil Haram atau Masjid Nabawi.
Tak jarang, air mata jamaah menetes karena terharu mendengarkan bacaan yang penuh khushu.
Ketua Takmir Masjid Manarul Islam, Muhammad Amin, menjelaskan bahwa selain menjadi imam, kedua santri juga diberi jadwal untuk memberikan kultum (kuliah tujuh menit) sebagai sarana melatih kemampuan berbicara di depan umum.
Mereka juga membimbing adik-adik TPQ dalam hafalan dan tahsin Al-Qur’an. Di akhir Ramadhan nanti, para santri TPQ Masjid Manarul Islam akan mengikuti ujian terbuka tahfidz sesuai kemampuan masing-masing dalam menghafal al-Qur’an.
“Mari kita dukung dan saksikan ujian terbuka tersebut. Semoga akan lahir generasi yang sholeh, cerdas, dan menjadi hafidz-hafidzah al-Qur’an,” harapnya.
Kajian Menjelang Berbuka Program kajian menjelang berbuka puasa telah menjadi agenda rutin yang diadakan Takmir Masjid Manarul Islam setiap tahun.
Pada tahun ini, kajian akan dilaksanakan sebanyak tujuh kali, dengan lima kali bertempat di Masjid Manarul Islam dan dua kali di Mushola Sabilut Taqwa.
Acara dimulai pukul 16.30 WIB dan berakhir saat adzan Maghrib tiba. Untuk membatalkan puasa, para jamaah akan diberikan takjil berupa tiga butir kurma, teh hangat, dan air mineral.
Setelah sholat Maghrib berjamaah, jamaah akan diajak menikmati hidangan seperti rawon, soto, atau kare ayam yang disajikan secara bergantian.






0 Tanggapan
Empty Comments