Puluhan anak berseragam kaos olahraga berwarna kuning hijau, berkalungkan hasduk serta mengenakan topi Tunas Athfal berwarna hijau memasuki gedung dengan senyum ceria dan tawa lebar. Kedatangan mereka disambut para ibu guru berseragam Hisbul Wathan lengkap yang siap membersamai anak-anak generasi emas bangsa.
Mereka adalah peserta Semarak Tunas Athfal yang diadakan oleh IGABA (Ikatan Guru TK ABA) Kecamatan Sidoarjo pada Kamis (15/1/2026).
Kegiatan ini bertempat di Gedung Pulo Kencono, Desa Rangkah, Sidoarjo, dengan jumlah peserta sebanyak 276 anak yang berasal dari TK Aisyiyah 1–6 serta PAUD Celep dan PAUD Sidokare yang ada di Kecamatan Sidoarjo.
Acara tersebut merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak serta mengenalkan nilai-nilai kepanduan sejak usia dini.
Mengambil tema Membangun Karakter Mulia melalui Kebersamaan dan Kemandirian, kegiatan ini bertujuan menanamkan kedisiplinan, kemandirian, kemampuan bersosialisasi, serta tanggung jawab sejak dini.
Didik Rustiawan S.Pd pengawas TK, dalam sambutannya mengatakan bahwa prinsip kegiatan dalam Hisbul Wathan adalah berkesadaran, bermakna, serta menggembirakan.
Sementara itu, Ifa Rahmawati wakil Pimpinan Cabang Aisyiyah Sidoarjo berharap acara seperti ini dapat memberikan kontribusi positif bagi perkembangan anak-anak, baik secara spiritual, intelektual, maupun sosial.
Pada praacara yang dimulai pukul 07.00 WIB, anak-anak Tunas Athfal diajak berbaris untuk melakukan Senam Bustanul Athfal dan semaphore dance. Selanjutnya dilakukan pembagian kelompok bermain yang masing-masing didampingi dua ibu guru untuk membantu mengatur anak-anak.
Aneka permainan khas kepanduan dikenalkan kepada peserta, di antaranya permainan halang rintang, lompat warna kolosal, tancap bendera HW, berjalan di atas tali, papan titian, merayap ninja, serta membuat tandu.

Permainan tersebut dimainkan oleh anak-anak TK, sedangkan untuk tingkat kelompok bermain difokuskan pada kegiatan merayap ninja, papan titian, berjalan di atas tali, serta mewarnai gambar anak HW.
Sorak sorai dan teriakan kegembiraan anak-anak terdengar sepanjang kegiatan berlangsung. Acara ditutup dengan kegiatan membuat tandu yang diwakili oleh lima anak dari setiap lembaga dengan bimbingan Ramanda dan Bunda dari HW Sidoarjo.






0 Tanggapan
Empty Comments