
PWMU.CO – Dalam rangka memperingati Milad Nasyiatul Aisyiyah ke-94, Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Kota Blitar menyelenggarakan seminar bertema “Hypnoparenting: Menjadi Perempuan Tangguh, Cerdas, dan Berdaya”.
Acara ini digelar di Aula Rumah Sakit Umum Aminah Kota Blitar dan diikuti oleh sekitar 50 peserta, yang terdiri atas kader dan anggota Nasyiatul Aisyiyah Kota dan Kabupaten Blitar, perwakilan Aisyiyah daerah dan cabang, serta pegawai amal usaha Muhammadiyah.
Acara dibuka secara resmi oleh Rusydi Rianto SAg, mantan Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah, yang mewakili PDM Kota Blitar. Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah Kota Blitar, dr Wasingah MKes, beserta jajaran pimpinan lainnya.
Dalam sambutannya, Rusydi Rianto menekankan pentingnya peran ibu dalam pembangunan bangsa. Ia mengutip pepatah Arab, “Al-ummu ‘imadul bilad,” yang berarti “Ibu adalah tiang negara.” Jika seorang ibu baik, maka akan baik pula generasi dan negara yang dibangunnya. Oleh karena itu, peningkatan pengetahuan dan keterampilan parenting menjadi kebutuhan penting bagi perempuan masa kini.
Seminar ini menghadirkan narasumber nasional, Dadang Kriswanto, seorang praktisi dan trainer hypnoparenting yang telah banyak mengisi pelatihan di berbagai daerah. Dalam materinya, Dadang menayangkan video inspiratif tentang seorang anak yang mengalami perlakuan tidak menyenangkan di sekolah, lalu dididik langsung oleh ibunya di rumah. Berkat pola asuh yang tepat, anak tersebut tumbuh menjadi pribadi sukses—contoh nyata peran besar ibu dalam membentuk karakter anak.
Dadang juga memaparkan pentingnya memahami perbedaan karakteristik antar generasi:
- Baby Boomer (1945–1965): generasi pejuang dan bertahan hidup di masa sulit.
- Generasi X (1965–1980): generasi yang mengenal teknologi awal seperti radio dan TV.
- Generasi Y (1980–2000): mulai mengenal teknologi digital seperti ponsel dan komputer.
- Generasi Z (2000 ke atas): lahir di era teknologi yang sangat canggih.

Di era digital saat ini, kata Dadang, ibu perlu memiliki bekal keilmuan dan keterampilan parenting yang selaras dengan perkembangan zaman. Tidak hanya mencukupi kebutuhan jasmani anak, tetapi juga memberikan dasar agama yang kuat sejak dini.
Seminar ini memberikan kesimpulan penting bahwa hypnoparenting dapat menjadi salah satu metode efektif dalam mendampingi tumbuh kembang anak secara holistik. Tidak hanya bermanfaat bagi peserta, namun ilmu ini juga diharapkan dapat disebarluaskan agar membawa dampak yang lebih luas bagi masyarakat.
Dengan semangat Milad ke-94, Nasyiatul Aisyiyah Kota Blitar menunjukkan komitmennya untuk terus mencetak perempuan-perempuan tangguh, cerdas, dan berdaya demi membangun keluarga dan generasi masa depan yang unggul. (*)
Penulis Miftakhul Rohmah Editor M Tanwirul Huda






0 Tanggapan
Empty Comments