Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Seri PPDB Abnormal: Pendaftar Membeludak gara-gara Persada

Iklan Landscape Smamda
Seri PPDB Abnormal: Pendaftar Membeludak gara-gara Persada
pwmu.co -
Seri PPDB Abnormal: Pendaftar Membeludak gara-gara Persada

Waktu makin Pendek, Jangat Menunggu

Angket yang telah terisi, baik dalam bentuk Google Form atau kertas segera diolah dan direkapitulasi. Calon siswa yang memilih untuk sekolah di tempat kita, segera ditindaklanjuti dan diperioritaskan agar cepat mendaftar, mengikuti test dan segera daftar ulang. 

Agar tidak masuk angin (kena pengaruh kompetitor) berikan hak-haknya dan kumpulkan calon siswa beserta walinya.  Demikian pula siswa yang masih ragu memilih sekolah, juga menjadi bagian kerja tim gerakan silaturrahim berjamaah (GSB) untuk dikunjungi.

Strategi presentasi sebar angket langsung daftar (persada) akan menuai sukses besar, bila ditunjang tim reaksi cepat dari GSB. Kalau di SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi Kabupaten Malang—sekolah yag saya pimpin—saya sebut tim ‘Kopassus’. 

Tim ini militan, selalu ada waktu, tak kenal lelah, siap turun di segala medan, taktis kerjanya dan luas jelajahnya. Mereka tak mau balik ke sekolah, sebelum sukses di medan pertempuran PPDB.

Waktu PPDB 2022 sudah semakin pendek dan sempit, jangan menunggu, nanti, nanti, dan nanti. Kompetitor sudah berkeringat deras menjemput calon siswa baru. Sebagian dari mereka PPDB 2022  sudah full booking, penuh, dan closing lebih awal. Pendaftar membeludak.

Bahkan mereka sudah mulai mempersiapkan untuk PPDB 2023 dan 2024. Lantas bagaimana dengan sekolah kita? Sampai akhir Desember ini sudah dapat berapa siswa, berapa rombel dan berapa pula yang sudah daftar ulang. 

Iklan Landscape UM SURABAYA

Saudaraku, kalau sudah full booking PPDB 2022, alhamdulillah. Saya angkat topi. Namun tak boleh lengah, segera bersiap diri untuk menjemput sukses PPDB tahun 2023 dan tahun 2024. Namun sekiranya masih belum apa-apa, belum dapat siswa baru, maka bersegeralah untuk berbuat, bergerak dan bekerja. 

Saudaraku, jangan kalah cepat dengan mahluk Allah bernama ayam, pagi-pagi buta ia sudah bangun dan berangkat bekerja.  Sekolah Muhammadiyah tak boleh kesiangan (terlambat bergerak, terlambat berbuat dan terlambat menjemput sukses), agar rejeki-nya tidak dipatok ayam (kompetitor).

Editor Mohammad Nurfatoni

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu