Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Serunya KTS I SD Musix, Siswa Nikmati Outbound dan Wisata Edukatif di Lembah Pandawa

Iklan Landscape Smamda
Serunya KTS I SD Musix, Siswa Nikmati Outbound dan Wisata Edukatif di Lembah Pandawa
Peserta Kegiatan Tengah Semester (KTS) I dari SD Musix mengikuti sesi warming up sebelum kegiatan outbound dimulai. Foto: Basirun/PWMU.CO.
pwmu.co -

Kegiatan Tengah Semester (KTS) 1 SD Muhammadiyah 6 Gadung (SD Musix) Surabaya menjadi penutup rangkaian Sumatif Tengah Semester (STS) I. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa dari berbagai jenjang kelas dan berlangsung pada Kamis (9/10/2025) di Obyek Wisata Lembah Pandawa, Pasuruan.

Agenda ini merupakan momen yang paling dinanti para siswa. Mereka sangat antusias karena sudah lama merindukan suasana rekreasi dan kebersamaan dengan teman-teman mereka. Bahkan, setiap hari mereka tak henti menanyakan waktu keberangkatan kepada para guru.

Lembah Pandawa dipilih sebagai destinasi KTS 1 setelah melalui pertimbangan beberapa tempat di wilayah Sidoarjo, Gresik, Jombang, Pandaan, dan Pasuruan.

“Tempat ini sangat representatif karena menawarkan berbagai wahana edukatif,” ujar Koordinator Lapangan, Warno Wisanggeni, S.Sy.

Ia menambahkan, tahun ini seluruh jenjang kelas mengikuti kegiatan di satu lokasi, berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang dibedakan berdasarkan jenjang kelas.

Pagi itu, suasana di jalan raya Gadung berubah layaknya “terminal bayangan” karena delapan armada bus bersiap mengangkut para peserta menuju lokasi kegiatan.

Setelah upacara pembukaan dan pembekalan oleh Kepala Sekolah, para peserta diarahkan oleh para guru pendamping menuju armada yang telah berjejer tak jauh dari sekolah. Perjalanan menuju Lembah Pandawa memakan waktu kurang dari dua jam.

Setibanya di lokasi, rombongan disambut oleh tim outbound yang menamakan diri mereka Gemilang dengan seragam merah-hitam. Mereka membawa poster bertuliskan nama atau nomor kelompok untuk memudahkan para siswa mencari instruktur masing-masing.

“Silakan anak-anak menuju kakak-kakak instruktur yang membawa nama atau nomor kelompok kalian,” kata salah satu instruktur melalui megafon.

Dengan tertib dan berbaris rapi, peserta memasuki aula terbuka untuk memulai kegiatan. Suara sound system yang menggelegar memeriahkan suasana.

“Sudah siap bermain, adik-adik?,” tanya salah satu instruktur, Kak Rara. Para siswa pun menjawab serempak, “Sudah!.”

Namun sebelum berenang, para siswa harus menyelesaikan sejumlah tantangan outbound, seperti permainan keseimbangan membawa dua bola di atas tongkat, rainbow slide, membuat gerabah, memanah, serta berinteraksi dengan fauna.

Setelah sesi warming up, kegiatan outbound pun dimulai. Para peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok dan secara bergiliran mencoba setiap wahana dengan sistem moving class.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Setiap siswa memiliki pengalaman yang berkesan. Salah satunya adalah Aqsara Zulfitrah Suardi, siswa kelas 4-A yang merupakan pindahan dari Papua. Ia mengaku sangat senang saat mengikuti wahana memanah.

Berbeda dengan Azka Junna Adhyastha dari kelas 4-B yang justru paling menikmati proses membuat gerabah. Ia bekerja sama dengan tiga temannya, satu memutar alas lempeng, satu membentuk tanah liat, dan satu lagi melakukan finishing hingga terbentuk gerabah yang menyerupai asbak.

“Meski tangan dan baju jadi kotor, tapi rasanya sangat menyenangkan,” ungkapnya.

Lain halnya dengan Aira Rana Ardiansyah dari kelas 3-A yang paling menikmati wahana Rainbow Slide. Menurutnya, wahana ini benar-benar memacu adrenalin dan sangat seru.

Setelah seluruh wahana outbound diselesaikan, tibalah waktu yang ditunggu-tunggu: berenang di kolam.

“Waktu berenang kalian satu jam setengah, agar tidak pulang terlalu malam,” kata satu tim outbound, Kak Hana.

Tanpa pikir panjang, usai salat Zuhur dan Asar secara jamak serta makan siang, anak-anak langsung berlarian menuju kolam renang. Air jernih kebiruan membuat mereka ingin berlama-lama.

Namun, karena waktu yang terbatas, kegiatan berenang pun harus diakhiri. Anak-anak segera membilas diri dan berganti pakaian, lalu mengikuti upacara penutupan. Dengan berat hati mereka meninggalkan Lembah Pandawa dan bersiap kembali ke Surabaya.

“Anak-anak dari SD Musix luar biasa. Mereka semua aktif dan antusias mengikuti setiap wahana,” tegas Kak Rara.

Ia berharap, kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut dan SD Musix kembali hadir di lain kesempatan. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu