Menumbuhkan rasa empati dan kasih sayang terhadap makhluk hidup dapat dilakukan melalui berbagai cara. Salah satunya ditunjukkan oleh murid kelas 2 SD Muhammadiyah Kompleks Gresik (Mugres) Kampus A melalui kegiatan One Day One Trip yang diselenggarakan di Romokalisari Adventure Land, Surabaya, pada Rabu (11/2/2026).
Rombongan tiba di lokasi tepat pukul 08.00 WIB dengan semangat yang membuncah. Setibanya di sana, para murid disambut oleh tim pemandu Romokalisari Adventure Land. Kegiatan dibuka dengan sesi pengarahan singkat mengenai tata tertib selama berada di kawasan wisata edukasi tersebut.
Untuk memastikan kegiatan berlangsung kondusif dan setiap siswa mendapatkan perhatian maksimal, panitia membagi peserta berdasarkan kelas masing-masing. Setiap kelas didampingi oleh wali kelas dan guru pendamping yang siap mengarahkan serta menjelaskan setiap objek yang ditemui.
Petualangan dimulai dengan menyusuri rute yang telah disiapkan. Sepanjang perjalanan, mata para murid berbinar saat melihat deretan kandang dan area terbuka yang dihuni berbagai jenis hewan. Destinasi pertama adalah kandang domba. Beberapa murid tampak ragu pada awalnya, namun perlahan mereka mulai berani mendekat untuk mengamati bulu tebal hewan tersebut.
Tidak jauh dari sana, mereka mengamati gerak lambat kura-kura darat yang unik. Pemandu menjelaskan karakteristik hewan bercangkang keras itu, sementara para murid menyimak dengan saksama. Perjalanan kemudian berlanjut ke area burung, yang riuh oleh kicauan merdu dan dihiasi warna-warni bulu yang memanjakan mata.
Keseruan semakin terasa saat rombongan tiba di kolam ikan. Para siswa diajak mengamati ikan-ikan yang berenang lincah berebut makanan, sekaligus berkesempatan memberi pakan secara langsung dengan wajah penuh keceriaan.
Setelah itu, perjalanan dilanjutkan ke kandang kuda yang gagah, hingga akhirnya tiba di titik terakhir pengenalan satwa, yakni area rusa. Di sini, seluruh murid tampak sangat antusias melihat tanduk rusa yang bercabang serta gerakannya yang anggun.
Salah satu murid kelas 2, Nindi Aulia Shakila, mengaku senang bisa melihat rusa dari dekat.
“Aku senang sekali bisa melihat rusa langsung! Ternyata tanduknya besar, ya!” ujarnya sambil tersenyum berbinar.
Sementara itu, salah satu guru pendamping, Ilmiyum, S.Ag., menjelaskan pentingnya kegiatan tersebut untuk mendukung tumbuh kembang siswa kelas rendah.
“Kami ingin menghadirkan pengalaman belajar yang nyata bagi anak-anak. Jika di kelas mereka hanya melihat gambar domba atau rusa di buku tematik, di sini mereka bisa mencium aroma rumput, mendengar suaranya, dan merasakan tekstur kulitnya secara langsung,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini juga bertujuan melatih aspek psikomotorik sekaligus membentuk karakter siswa.
“Kegiatan ini bukan hanya tentang mengenal hewan, tetapi juga tentang belajar antre, mengikuti instruksi pemandu, dan berani mencoba hal baru. Kami melihat perkembangan yang signifikan pada rasa percaya diri murid ketika mereka berani mendekati hewan yang sebelumnya mereka takuti,” imbuhnya.
Setelah berkeliling, para siswa diarahkan menuju area istirahat yang teduh. Di sinilah mereka mempraktikkan nilai kemandirian. Tanpa bergantung pada orang tua, setiap anak membuka tasnya sendiri dan menikmati makanan ringan yang telah dibawa dari rumah. Momen makan bersama ini juga menjadi kesempatan bagi mereka untuk saling berbagi cerita tentang hewan favorit sepanjang kegiatan berlangsung.
Kegiatan ditutup pada pukul 10.30 WIB dengan sesi foto bersama sebagai kenang-kenangan. Melalui program One Day One Trip, SD Mugres kembali menunjukkan komitmennya bahwa belajar dapat dilakukan di mana saja.
Di alam terbuka, para murid tidak hanya belajar mengenai kasih sayang terhadap makhluk hidup, tetapi juga sekaligus melatih keberanian dan kemandirian. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments