SD Aisyiyah 1 Nganjuk melaksanakan kegiatan outing class kedua di Taman Nyawiji, ruang terbuka hijau ikonik di pusat Kota Angin Nganjuk pada hari Kamis (11/12/2025). Diikuti siswa-siswi kelas 1 sejumlah 130 anak dan beberapa guru pendamping.
Mengenakan seragam berwarna merah khas silat tapak suci, lengkap dengan sabuknya, pendekar-pendekar cilik ini datang dengan penuh semangat dan keceriaan.
Udara segar dan suasana taman yang asri serta instgramable menambah kegembiraan siswa mengikuti kegiatan sehingga suasana pembelajaran terasa lebih menyenangkan. Area yang luas juga memungkinkan siswa-siswi melakukan aktivitas fisik dengan lebih bebas.
Kegiatan diawali dengan Shalat Dhuha berjamaah di dalam taman yang berlangsung tertib dan rapi. Kegiatan ini tidak hanya melatih kedisiplinan dan kekhusyukan, tetapi juga membiasakan anak untuk memulai hari dengan doa dan ibadah. Harapannya pembiasaan positif ini dapat terus tertanam dalam diri peserta didik, baik di sekolah maupun di rumah.
Kegiatan dilanjutkan dengan aksi Tapak Suci bersama yang dipandu langsung oleh kepala sekolah, Ustadz Aan Hariyanto dan pelatih tapak suci Ustad Amin Al Firoq. Siswa-siswi diberikan pembinaan dasar berupa gerakan berdoa, pemanasan, serta jurus dasar tapak suci.
Setiap gerakan tidak hanya teknik bertarung saja, namun juga menyiratkan prinsip-prinsip akhlak mulia, membela keadilan dan berdakwah melalui sikap dan tindakan. Siswa-siswi terlihat antusias mengikuti setiap instruksi. Melalui kegiatan ini, siswa-siswi tidak hanya belajar bela diri, tetapi juga nilai-nilai kedisiplinan, keberanian, kepercayaan diri, serta kebersamaan.
Prinsip-prinsip gerakan tapak suci mengajarkan anak untuk dapat belajar mengelola energi, memahami aturan, dan bekerja sama dengan orang lain. Teriakan semangat melakukan setiap gerakan terdengar sepanjang kegiatan, menunjukkan kesungguhan mereka berlatih pagi ini.
Mewarnai
Usai lelah dengan aktivitas fisik tapak suci, kegiatan disambung dengan mewarnai gambar bersama mengambil tema Hari Ibu yang biasa diperingati pada 22 Desember mendatang.
Dengan meja lipat dan peralatan mewarnai mereka duduk santai berderet rapi di bawah pepohonan rindang Taman Nyawiji dan mulai menggoreskan crayon di atas pola gambar yang dibagikan oleh guru pendamping sambi sesekali saling bercanda dengan teman lainnya.
Tema hari ibu sengaja dipilih untuk mengingat jasa dan kasih sayang seorang ibu. Guru pendamping mengarahkan siswa-siswi untuk menuangkan rasa cinta mereka melalui warna dan kreativitas. Hasil karya mewarnai nantinya akan dibawa pulang untuk menjadi hadiah spesial bagi ibu sebagai bentuk apresiasi sederhana namun tulus dan sarat kasih dari seorang anak.
Kegiatan outing class diakhiri dengan refleksi singkat. Siswa-siswi tampak ceria dan puas setelah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Guru berharap outing class ini dapat menjadi pengalaman yang berkesan dan menumbuhkan nilai-nilai positif dalam diri siswa, sekaligus menumbuhkan rasa syukur serta penghargaan kepada orang tua, khususnya ibu.
Outing class di Taman Nyawiji ini menjadi bukti komitmen sekolah untuk menghadirkan pengalaman pembelajaran yang menyenangkan, bermakna, dan holistik bagi siswa. Tidak hanya akademik, tetapi juga pengembangan fisik, emosional, sosial, dan karakter.
Dengan menggabungkan ibadah, olahraga bela diri, serta kreativitas seni, kegiatan ini diharapkan mampu membentuk pribadi anak yang berkarakter, sehat, ceria, dan penuh rasa sayang kepada keluarga, khususnya kepada ibu. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments