Suasana Stasiun Kota Surabaya tampak berbeda pada Rabu, (4/2/2026). Ratusan siswa kelas 1 hingga kelas 3 dari SD Muhammadiyah 13 Surabaya berkumpul dengan wajah ceria dan penuh semangat.
Mereka bersiap melakukan perjalanan edukatif bertajuk “Edutrain Surabaya-Malang” menggunakan jasa transportasi Commuter Line Penataran.
Kegiatan outing class ini bukan sekadar jalan-jalan biasa. Dalam sambutannya sebelum keberangkatan, Amang Muazam, Kepala SD Muhammadiyah 13 Surabaya, menekankan bahwa pengalaman ini adalah ruang belajar nyata bagi para siswa.
“Ini adalah pengalaman baru bagi anak-anak. Melalui Edutrain, mereka belajar langsung bagaimana adab menggunakan transportasi umum, mulai dari antre dengan tertib hingga menjaga ketenangan di dalam gerbong,” ujarnya.
Satu hal yang unik dari kegiatan ini adalah aspek pembelajaran spiritualnya. Selama perjalanan menuju Malang, para siswa dibimbing untuk mempraktikkan cara beribadah di tengah perjalanan. Anak-anak belajar tata cara tayamum serta memahami konsep jamak qashar dalam salat.
“Kami ingin menunjukkan bahwa ibadah bisa dilakukan di mana saja. Inilah pembelajaran yang sangat menyenangkan dan bermakna bagi anak-anak,” tambah Pak Amang.
Agar perjalanan semakin berbobot, setiap kelas dibekali dengan worksheet khusus yang disusun oleh bapak dan ibu guru. Sambil menikmati pemandangan hijau di sepanjang jalur Surabaya-Malang, para siswa antusias mengisi lembar kerja terkait: Fasilitas yang ada di transportasi umum serta Pengamatan lingkungan sekitar selama perjalanan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa SD Muhammadiyah 13 Surabaya tidak hanya mendapatkan penyegaran dari rutinitas kelas, tetapi juga tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, disiplin, dan tetap taat beribadah dalam kondisi apa pun.
Semoga pengalaman berharga ini menjadi memori indah yang memotivasi mereka untuk terus mengeksplorasi dunia dengan cara yang islami dan santun. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments