Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Service Excellence dan Magic Word Versus Killer Word

Iklan Landscape Smamda
Service Excellence dan Magic Word Versus Killer Word
pwmu.co -
Fony Libriastuti MSi saat menyampaikan materi pada Program Orientasi Guru. Service Excellence Magic Word Versus Killer Word Afrizal/PWMU.CO)

Service Excellence Magic Word Versus Killer Word; Liputan Mar’atus Sholichah, kontributor PWMU.CO Gresik.

PWMU.CO
 – Magic Word Versus Killer Word mengemuka dalam  Program Orientasi Guru yang Majelis Dikdasmen Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) GKB mengadakannya pada Jumat-Sabtu (1-2/7/22). 

Bertempat di Averroes Hall SD Muhammadiyah 1 GKB (SD Mugeb), kegiatan ini diikuti oleh 44 ustadz dan ustadzah yang baru bergabung di Mugeb School (SDM 1 GKB, SDM 2 GKB, SMPM 12 GKB, SMAM 10 GKB). 

Bertindak sebagai pemateri pada hari kedua, Kepala SMP Muhammadiyah 12 GKB (Spemdalas) Gresik, Fony Libriastuti MSi, menyampaikan materi tentang service excellence

Enam Syarat Service Excellence

Fony, sapaannya, menjelaskan enam poin tentang pelayanan kepada pelanggan. Pertama, abillity (kemampuan). 

“Hal ini berkaitan dengan jam terbang, ketika ustadz dan ustadzah masih baru, kemampuan dalam menyampaikan sesuatu, mungkin belum terlalu bagus dibandingkan dengan ustadz ustadzah yang sudah lama bekerja di Mugeb School. Tapi jangan dijadikan alasan, meskipun baru bergabung harus tetap menjadi yang terbaik,” kata ibu dua anak ini. 

Kedua, appearance (penampilan). Fony berpesan agar ustadz dan ustadzah baru bisa menunjukkan penampilan terbaiknya sebagai guru. 

“Cara berbicara, perilakunya, harus bagus. Untuk ustadz, rambutnya yang rapi, untuk ustadzah kalau berjilbab menutup dada. Bahkan aroma tubuhnya juga harus dijaga agar tidak membuat orang lain tidak nyaman,” ujarnya. 

Baca sambungan di halaman 2: Sikap dalam Memberi Layanan

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu