Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Service Excellent Front Office RS Islam Aminah Blitar, Kolaborasi Profesional dan Spirit Ibadah

Iklan Landscape Smamda
pwmu.co -
Dokter Mutia memberikan sambutan dalam IHT Service Excellent (Alexs Mac/PWMU.CO)

PWMU.CO – Pelayanan prima atau service excellent bukan sekadar keterampilan teknis, melainkan juga cerminan akhlak dan ibadah.

Hal inilah yang menjadi semangat dalam kegiatan In House Training (IHT) Service Excellent yang diselenggarakan RS Islam Aminah Blitar bagi seluruh karyawan Front Office, Selasa-Rabu (27–28/5/2025).

Berlokasi di ruang Diklat lantai 3 Gedung Utama RSI Aminah, kegiatan ini menjadi wadah pembekalan penting untuk meningkatkan mutu layanan di lini terdepan rumah sakit. IHT dibuka langsung oleh Direktur RS Islam Aminah Blitar, dr Mutia Farah Fawziah DF SpA MKes.

Dalam sambutannya, dr Mutia menegaskan bahwa pelayanan bukan sekadar pekerjaan, tetapi bagian dari ibadah kepada Allah SWT.

“Pelayanan kita kepada pasien adalah bagian dari bentuk ibadah. Maka, service excellence tidak boleh dipisahkan dari nilai-nilai spiritual. Kuncinya ada di hati yang melayani dengan ikhlas,” tuturnya dengan penuh semangat.

Kolaborasi dalam IHT kali ini menggandeng mitra strategis RS, yakni Bank Negara Indonesia (BNI) Kantor Cabang Blitar. Kehadiran pihak eksternal ini memberikan warna baru dalam pelatihan. Ika Anggie Wiasti, selaku pimpinan BNI Cabang Blitar, turut memberikan motivasi serta perspektif layanan berbasis empati.

“Budaya sapa, ramah, dan empati adalah kekuatan besar dalam layanan jasa. Semua kebaikan yang kita lakukan, akan kembali pada kita. Maka, layani dengan hati,” pesan Ika Anggie kepada para peserta.

Service Excellent Front office RS Islam Aminah Blitar (Alexs Mac/PWMU.CO)

Pelatihan ini tidak hanya berisi teori. Tim Diklat RS Islam Aminah merancang kegiatan secara interaktif dengan sesi role play. Para peserta yang terdiri dari unit Rekam Medis, staf informasi, kasir, dan satuan pengamanan (Satpam) diajak mempraktikkan langsung skenario layanan yang baik dan solutif di hadapan pasien dan keluarga.

Sesi utama disampaikan oleh Jepri Wirama, pakar komunikasi pelayanan yang membawakan materi Service Excellent dengan pendekatan dinamis dan aplikatif. Jepri mengulas pentingnya first impression, bahasa tubuh, hingga teknik mengelola keluhan pasien dengan tenang dan empati.

“Pasien itu datang tidak hanya dengan keluhan medis, tapi juga dengan beban emosi. Maka, tanggapan pertama kita harus tepat dan menenangkan,” ujar Jepri.

Acara diakhiri dengan evaluasi post-test serta refleksi bersama. Tim Diklat juga memberikan apresiasi bagi peserta yang aktif dan menunjukkan peningkatan pemahaman layanan.

Dengan terselenggaranya pelatihan ini, RS Islam Aminah Blitar berharap bisa terus meningkatkan mutu layanan yang paripurna, profesional, dan tetap menjunjung nilai-nilai Islami. Sebuah langkah nyata untuk menjadikan rumah sakit sebagai tempat yang bukan hanya menyembuhkan, tapi juga menenangkan hati.

“Kami ingin Front Office bukan hanya jadi pintu masuk, tetapi juga pintu kebaikan dan kepercayaan,” tutup dr Mutia penuh harap.

Penulis Alexs Mac Editor ‘Aalimah Qurrata A’yun

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu