Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Siapkan Siswa Tangguh Hadapi Situasi Darurat, SDMM Gelar Pelatihan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan

Iklan Landscape Smamda
Siapkan Siswa Tangguh Hadapi Situasi Darurat, SDMM Gelar Pelatihan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan
Siswa SDMM saat mengikuti Pelatihan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K) didampingi oleh tim dokter RSMG. Foto: Dyah Novira Dwi Jayanti/PWMU.CO.
pwmu.co -

SD Muhammadiyah Manyar (SDMM) menggelar Pelatihan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K) di aula sekolah pada Kamis pagi (2/10/2025).

Acara yang berlangsung selama dua jam, mulai pukul 07.30 hingga 09.30 WIB ini diikuti oleh 20 siswa pilihan dari kelas IV dan V.

Pelatihan ini terselenggara berkat kerja sama antara SDMM dengan Rumah Sakit Muhammadiyah Gresik (RSMG). RSMG memiliki komitmen dan kepedulian dalam melakukan promosi kesehatan, salah satunya melalui pelatihan P3K di sekolah.

Selain menyiapkan siswa menghadapi lomba dokter kecil yang rutin diikuti setiap tahun, pelatihan ini juga bertujuan meningkatkan keterampilan praktis siswa dalam menangani situasi darurat di sekolah.

“P3K merupakan materi yang sangat praktis, sementara guru pembina masih perlu memperdalam keterampilan seperti teknik membalut luka dan merawat patah tulang. Maka dari itu, kami merasa penting untuk menghadirkan pelatihan langsung bersama tenaga medis,” jelas penanggung jawab Bimbingan Konseling (BK) dan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) SDMM, Ria Eka Lestari.

Pelatihan dibuka dengan sambutan Kepala SDMM, Athiq Amiliyah, S.Pd., yang memberikan semangat kepada para siswa.

“Selamat belajar, gali ilmu sebanyak-banyaknya, jangan malu untuk bertanya,” pesannya.

Materi inti pelatihan disampaikan oleh dr. Rizky Putri Purwanti, dokter umum dari Rumah Sakit Muhammadiyah Gresik (RSMG).

Dalam kesempatan ini, anak-anak mendapatkan pembekalan mengenai prinsip dasar P3K, pengenalan peralatan P3K di sekolah, cara melipat mitela, mengenali jenis-jenis luka dan penanganannya, menghentikan perdarahan, prinsip dasar penanganan patah tulang, memasang bidai, pertolongan pada kasus tersedak, serta praktik CPR (resusitasi jantung paru).

Iklan Landscape UM SURABAYA

Tidak sekadar teori, setiap materi langsung dipraktikkan. Siswa dibagi menjadi dua kelompok, yaitu boys dan girls, masing-masing terdiri dari 10 siswa, dan didampingi dokter saat mencoba satu per satu keterampilan. Suasana pelatihan terasa hidup dengan antusiasme peserta. Hampir semua siswa berebut mengangkat tangan untuk ikut praktik.

Salah satu peserta, Mahira Shaliha Ghaniyyah, mengaku sangat senang mengikuti pelatihan.

“Saya senang karena bisa praktik langsung dan mendapatkan ilmu baru, seperti cara menangani pasien kejang dan merawat patah tulang. Bagian paling seru menurut saya adalah praktik CPR karena manekinnya mirip manusia,” ungkapnya.

Sementara itu, penanggung jawab program dari RSMG, dr. Rhesta Nurtania, M.Kes, menegaskan pentingnya pelatihan ini.

“Cedera pada anak-anak cukup sering terjadi, terutama di sekolah saat mereka bermain dan berlarian. Melalui pelatihan ini, kami ingin meningkatkan pemahaman civitas sekolah tentang tatalaksana awal cedera maupun kondisi darurat medis,” terangnya.

Ia berharap siswa SDMM tidak hanya memahami prinsip dasar P3K, tetapi juga mampu mempraktikkannya dengan terampil serta sigap menghadapi keadaan darurat.

“Saya sangat terkesan dengan sambutan dan antusiasme yang luar biasa baik dari Kepala Sekolah, Guru pendamping, dan siswa yang sangat aktif serta bersemangat. Menurutnya, P3K seperti bukan hal yang baru bagi mereka. Semoga semangat ini terus berlanjut, SDMM luar biasa,” tambahnya.

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu