Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Silakwil ICMI: Memandu dan Mendorong Peningkatan Kualitas Ekonomi Syariah

Iklan Landscape Smamda
Silakwil ICMI: Memandu dan Mendorong Peningkatan Kualitas Ekonomi Syariah
pwmu.co -

PWMU.CO – Silaturahmi Wilayah (Silakwil) Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) digelar di Auditorium Universitas Brawijaya (UB) Malang.

Acara ini dihadiri oleh seluruh anggota aktif ICMI Jawa Timur, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta jajaran sivitas akademika Universitas Brawijaya Malang.

Rektor Universitas Brawijaya Malang, Prof Widodo, SSi MSi PhD MedSc, dalam sambutannya mengingatkan bahwa selama 35 tahun kehadirannya, ICMI telah memberikan pengaruh besar dalam perubahan tatanan negeri ini

“ICMI harus terus memikirkan percepatan teknologi informasi, perkembangan tata kelola ekonomi, serta perannya dalam dunia pendidikan. Negara juga harus hadir dalam meningkatkan kualitas pendidikan,” ujar Prof Widodo.

Ia menambahkan bahwa peningkatan pengetahuan masyarakat sangat penting. “Secara politik, masih banyak masyarakat yang bergantung pada bantuan sosial (bansos). Hal ini menunjukkan perlunya peningkatan kualitas pemahaman politik dan kemandirian ekonomi masyarakat,” jelasnya.

Ketua Organisasi Wilayah (Orwil) ICMI Jawa Timur, Prof Ulul Albab, dalam sambutannya menyatakan bahwa kehadirannya di Universitas Brawijaya mengingatkan kembali masa-masa ketika ia menjadi mahasiswa di fakultas ilmu administrasi.

“Berdiri di auditorium ini bukan untuk mengenang masa lalu, tetapi untuk membicarakan masa depan. Kehadiran ICMI harus mampu menciptakan warisan yang dapat mengurai berbagai masalah bangsa,” tegasnya.

Sebagai bentuk kontribusi intelektual, Ketua ICMI Jawa Timur menyerahkan dua buku kepada Rektor Universitas Brawijaya sebagai simbol kolaborasi akademik.

Sementara itu, Ketua Umum ICMI Pusat, Prof Arif Satria, dalam sambutannya melalui video menyampaikan bahwa Silakwil harus mampu merumuskan program ke depan yang dapat meningkatkan kualitas pembangunan masyarakat.

Ia menegaskan pentingnya menerapkan lima prinsip BJ Habibie dalam membangun bangsa, yaitu: Kualitas bekerja, Kualitas berpikir, Kualitas berkarya, Kualitas iman dan takwa (Imtaq), serta Kualitas kehidupan.

“Inilah gambaran penting yang masih relevan sebagai panduan program ICMI ke depan,” tambahnya.

Kepala Bakorwil Malang, Asep Kusdinar, yang mewakili Gubernur Jawa Timur, mengapresiasi peran ICMI dalam mengawal pembangunan di Jawa Timur.

Iklan Landscape UM SURABAYA

“ICMI adalah mitra pemerintah dalam proses pembangunan. Kami berharap ICMI dapat berkontribusi dalam kemajuan Jawa Timur melalui tulisan, pendampingan di sekolah dan pesantren, serta penggerakan ekonomi syariah kreatif,” ujar Asep.

Ia juga menekankan bahwa ICMI memiliki peran penting dalam menjembatani moderasi beragama dengan memperkuat nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin.

Ketua Dewan Penasehat ICMI Jawa Timur, Taufiq AB, dalam sambutannya menyampaikan bahwa 35 tahun lalu ICMI lahir di Universitas Brawijaya, dan peristiwa itu masih segar dalam ingatannya.

“Nasihat yang ingin saya sampaikan adalah pentingnya bersyukur. Bersyukur membutuhkan iman dan koneksi dengan Allah,” ujar Taufiq.

Ia juga mengingatkan kepada para aktivis ICMI untuk berhati-hati dalam menggunakan ilmu dan kecendekiawanan.

“Ketertarikan saya pada ICMI berawal dari sosok B.J. Habibie yang merupakan intelektual Barat, tetapi memiliki keislaman yang mendalam dan akhlak yang luar biasa,” ungkapnya.

Taufiq menegaskan bahwa ICMI harus mampu mengawal kecendekiawanan dan keislaman dalam memandu masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan dan ekonomi.

Sebagai penutup, acara Silakwil ICMI diakhiri dengan pemberian cendera mata dari ICMI kepada Rektor Universitas Brawijaya, serta sebaliknya sebagai simbol penghormatan dan kerja sama antara kedua institusi.

Penulis Panitia Pelaksana Editor Alfain Jalaluddin Ramadlan

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu