Angkatan Muda Muhammadiyah Purworejo menggelar kegiatan silaturahmi dan halalbihalal sebagai upaya mempererat ukhuwah sekaligus memperkuat konsolidasi kader muda Muhammadiyah.
Kegiatan ini berlangsung di Panti Asuhan Yatim Muhammadiyah Danukusumo dan diikuti sekitar 80 peserta dari berbagai organisasi otonom (ortom) serta lembaga dakwah Muhammadiyah.
Peserta yang hadir berasal dari berbagai ortom seperti Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Hizbul Wathan, Tapak Suci, Pemuda Muhammadiyah, Nasyiatul Aisyiyah, hingga komunitas BikersMu.
Ketua panitia, Wahyu Wijaya Ashari, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan antar kader.
“Harapannya ortom di Purworejo bisa semakin maju dan mampu bekerja sama dalam berbagai kegiatan,” ujarnya.
Ketua Majelis Pembinaan Kader dan SDI PDM Purworejo, Subur Pujiono, menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi pasca-Idulfitri, tetapi juga forum konsolidasi kader.
“Ini menjadi ruang untuk menguatkan potensi kader sekaligus menyamakan visi gerakan,” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya keseimbangan antara pemahaman ideologi dan hubungan sosial dalam membangun kader yang kuat.
Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah Purworejo, Nur Ngazizah, mengapresiasi kegiatan ini dan menilai AMM memiliki peran strategis dalam persyarikatan.
“AMM harus menjadi pelopor, pelangsung, dan penyempurna amal usaha Muhammadiyah,” ujarnya.
Ia juga mendorong kader muda untuk menguasai keterampilan abad ke-21 seperti berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, dan komunikatif.
Kegiatan ini juga menghadirkan sesi berbagi pengalaman dari para pimpinan ortom senior. Mereka membagikan perjalanan perjuangan sejak menjadi kader muda hingga aktif dalam organisasi Muhammadiyah.
Sesi ini menjadi ruang inspiratif bagi kader muda untuk memahami pentingnya konsistensi, dedikasi, dan semangat dalam berorganisasi.
Selain kegiatan utama, AMM juga melaksanakan aksi sosial berupa penyerahan bibit pisang dari komunitas BikersMu kepada pihak panti asuhan.
Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Ketua PDM Purworejo, Pujiono, sebagai bentuk kepedulian sosial dan kontribusi nyata kepada masyarakat.
Kegiatan ini menjadi bukti komitmen AMM Purworejo dalam memperkuat kader sebagai agen perubahan.
Melalui sinergi lintas ortom, kader muda Muhammadiyah diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam bidang dakwah, sosial, dan pemberdayaan masyarakat.





0 Tanggapan
Empty Comments