Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Silatwil BEM PTMAI Zona V Jatim–Bali 2025 Digelar di Tuban, Mahasiswa Muhammadiyah Teguhkan Kolaborasi Gerakan Transformatif

Iklan Landscape Smamda
Silatwil BEM PTMAI Zona V Jatim–Bali 2025 Digelar di Tuban, Mahasiswa Muhammadiyah Teguhkan Kolaborasi Gerakan Transformatif
Pelaksanaan Silatwil BEM PTMA Jatim. Foto: Istimewa/PWMU.CO
pwmu.co -

Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ’Aisyiyah (BEM PTMAI) Zona V Jawa Timur–Bali secara resmi membuka rangkaian Silaturahmi Wilayah (Silatwil) 2025 pada Sabtu (20/12/2025). Kegiatan ini digelar di halaman Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Muhammadiyah Tuban.

Mengusung tema “Meneguhkan Kolaborasi untuk Gerakan Mahasiswa PTMA yang Transformatif”, Silatwil menjadi forum strategis konsolidasi mahasiswa Muhammadiyah se-Jawa Timur dan Bali dalam memperkuat arah gerakan mahasiswa yang progresif, kolaboratif, serta berorientasi pada kepentingan umat dan bangsa.

Opening Ceremony Silatwil berlangsung khidmat dan terbuka. Acara ini dihadiri sivitas akademika STIE Muhammadiyah Tuban, unsur pimpinan Persyarikatan Muhammadiyah, perwakilan pemerintah daerah, legislatif, serta delegasi Badan Eksekutif Mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ’Aisyiyah (PTMA) di Jawa Timur dan Bali.

Sejumlah kampus yang turut hadir antara lain Universitas Muhammadiyah Surabaya, Universitas Muhammadiyah Lamongan, Universitas Muhammadiyah Ponorogo, Universitas Bojonegoro, STIKES Muhammadiyah Bojonegoro, STIT Muhammadiyah Bojonegoro, STIT Muhammadiyah Lumajang, serta BEM PTMA lainnya yang tergabung dalam Zona V Jawa Timur–Bali.

Presiden Mahasiswa STIE Muhammadiyah Tuban, Devi Muliati, dalam sambutannya menegaskan bahwa Silatwil merupakan momentum penting untuk mempererat solidaritas, menyatukan visi, serta merumuskan langkah konkret gerakan mahasiswa PTMA agar lebih berdampak bagi masyarakat.

“Kami berharap Silatwil ini menjadi ruang kolaborasi yang melahirkan gagasan-gagasan transformatif serta memperkuat peran mahasiswa Muhammadiyah sebagai agen perubahan,” ujarnya.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Wakil Ketua II STIE Muhammadiyah Tuban, Yuanis, S.E., M.M. Ia menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Silatwil serta menegaskan komitmen institusi dalam mendukung penguatan kapasitas mahasiswa, baik secara akademik maupun kepemimpinan. Ia juga mengungkapkan kebanggaannya karena STIE Muhammadiyah Tuban dipercaya menjadi tuan rumah Silatwil BEM PTMAI Zona V Jawa Timur–Bali 2025.

Dari unsur Persyarikatan, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Tuban yang diwakili oleh Dr. Mambaul Musofa, Wakil Ketua PDM Bidang Pustaka, Informasi, dan Digitalisasi, Pembinaan dan Pengawasan Keuangan, serta Pembinaan Haji dan Umrah, menyampaikan sambutan sekaligus membuka agenda Silatwil secara resmi. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya gerakan mahasiswa Muhammadiyah tetap berpijak pada nilai ideologi Persyarikatan, berakhlak mulia, serta responsif terhadap persoalan umat dan kebangsaan.

Usai sambutan, seremoni pembukaan ditandai dengan pemukulan gong oleh Dr. Mambaul Musofa sebagai simbol dimulainya rangkaian Silaturahmi Wilayah BEM PTMAI Zona V Jawa Timur–Bali 2025.

Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi Jawa Timur yang diwakili oleh Agus Imantoro, S.E., S.Sos., M.M., Kepala Bidang Ketahanan Ekonomi, Sosial Budaya, Agama, dan Organisasi Kemasyarakatan, mengapresiasi terselenggaranya forum Silatwil sebagai wadah pendidikan politik dan penguatan peran mahasiswa dalam menjaga stabilitas serta kondusivitas daerah.

Puncak agenda Opening Ceremony ditandai dengan keynote speech oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur, Sri Wahyuni, S.Kep., Ns. Dalam pemaparannya, ia menegaskan bahwa mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai kekuatan moral, mitra kritis pemerintah, serta pengawal demokrasi dalam proses pembangunan.

“Mahasiswa harus terus menjaga idealisme, meningkatkan kapasitas intelektual, serta berani menyuarakan kepentingan rakyat secara objektif dan bertanggung jawab,” tegasnya.

Sebagai penutup rangkaian Opening Ceremony, panitia menghadirkan penampilan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Tari STIE Muhammadiyah Tuban. Sajian seni budaya tersebut menjadi refleksi keharmonisan nilai intelektual, kultural, dan spiritual dalam gerakan mahasiswa, sekaligus menambah kekhidmatan suasana acara.

Melalui Silatwil BEM PTMAI Zona V Jawa Timur–Bali 2025 ini, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antar-BEM PTMA untuk melahirkan gerakan mahasiswa Muhammadiyah yang inklusif, transformatif, dan berkontribusi nyata bagi kemajuan bangsa. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu