Bidang Sosial Pemberdayaan Masyarakat Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kota Surabaya bekerja sama dengan Lembaga Pelopor Pemberdayaan kembali menggelar kegiatan “Ruang Pemberdayaan Batch III”.
Agenda tersebut berlangsung pada Jumat-Minggu (14–16/11/2025) di SMA Muhammadiyah 10 Surabaya.
Lebih lanjut, kegiatan ini menghadirkan Arif Sugiharto dari Dinas Sosial Kota Surabaya sebagai pembicara pada sesi Stadium General. Memberikan wawasan terkait program sosial dan pemberdayaan masyarakat.
18 Peserta dari 10 Komisariat
Mengusung tema “Sinergi Gerakan IMM: Elaborasi Pemberdayaan Masyarakat”, kegiatan ini teramaikan oleh 18 peserta dari berbagai komisariat. Seperti PK IMM Allende, PK IMM Yustisia, PK IMM Blue Savant, PK IMM Achilles, PK IMM Al Qossam, PK IMM Shinnichi, PK IMM Al Faruq (UMS), IMM UPN Veteran Jatim, PK IMM Educare (UNESA), dan PK IMM Al Farabi (UINSA).
Pada batch ketiga ini, fokus kegiatan adalah pemberdayaan lansia, dengan empat materi utama yang tersampaikan oleh para narasumber berkompeten.
Dr Nyong Eka Teguh Iman Santosa MFill membawakan materi tentang Muhammadiyah dan gerakan sosial. Sementara Choirul Anam SPd MM menjelaskan teknik analisis sosial.
Adapun Habib Asha Kurniawan memberikan wawasan mengenai peran IMM dan strategi pemberdayaan masyarakat. Dan Marini SPsi MPsi Psikolog membimbing peserta terkait metode pendampingan dan komunikasi empatik.
Selain materi, peserta juga mendapat kesempatan untuk berdiskusi secara interaktif dan melakukan simulasi praktik pendampingan kepada lansia.
Suasana pembelajaran terasa hangat dan penuh semangat, di mana setiap peserta berusaha memahami tantangan yang dihadapi oleh kelompok lansia di masyarakat.
Tumbuhkan Empati, Asah Keterampilan
Diskusi ini menjadi momen penting bagi peserta untuk menumbuhkan empati sekaligus mengasah keterampilan mereka dalam merancang program pemberdayaan yang efektif.
Kegiatan ini tidak hanya bertujuan menumbuhkan kepedulian dan kepekaan peserta terhadap lingkungan sekitar, tetapi juga menjadi wadah regenerasi Lembaga Pelopor Pemberdayaan.
Sehingga IMM Kota Surabaya dapat terus berperan aktif dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Harapannya, pengalaman dan ilmu yang diperoleh dari Ruang Pemberdayaan ini dapat diterapkan secara nyata dalam kegiatan sosial di masing-masing komisariat.
Harapannya, para peserta menjadi agen perubahan yang mampu menginspirasi dan memberdayakan masyarakat, terutama lansia. Melalui pendekatan yang humanis, kreatif, dan berkelanjutan.






0 Tanggapan
Empty Comments