
PWMU.CO – Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD) menggelar peletakan batu pertama pembangunan gedung baru dalam rangka transformasi menuju Universitas Muhammadiyah Jawa Timur (UMJT), Ahad (25/5/2025). Acara digelar di Kampus II UMMAD, Jalan Mayjen Sungkono, Madiun.
Kegiatan ini dihadiri oleh Rektor UMMAD Prof Dr Sofyan Anif MSi, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Madiun Sutomo ST, Direktur RS Aisyiyah Kota Madiun dr Donna Dwi Yudhawati, serta jajaran PDM dan sivitas akademika UMMAD.
Prosesi peletakan batu pertama dilakukan secara simbolis oleh tiga tokoh. Diawali oleh Ketua PDM Kota Madiun Sutomo ST, dilanjutkan Rektor UMMAD Prof Dr Sofyan Anif MSi, dan diakhiri oleh Sekretaris PDM Kota Madiun Suyono MPd.
“Kita mohon doa agar UMJT ke depan menjadi universitas unggulan yang berkembang, mengikuti jejak universitas-universitas Muhammadiyah lainnya,” ujar Sutomo sebelum melakukan peletakan batu.
Dalam sambutannya, Prof Sofyan Anif menjelaskan bahwa pembangunan ini merupakan bagian dari langkah strategis pengembangan UMMAD menuju UMJT. Pengembangan tersebut mencakup penambahan gedung baru serta renovasi gedung lama dari tiga menjadi empat lantai.
“Penambahan ruang ini dibutuhkan karena adanya penggabungan lima program studi baru dan satu prodi lama, sehingga kapasitas ruang kuliah harus ditingkatkan agar memenuhi persyaratan transformasi institusi,” terangnya.
UMJT: Hasil Akselerasi Hibah APPP-PTS
UMJT merupakan hasil penggabungan antara Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD) dengan Politeknik Seni Yogyakarta. Proses ini difasilitasi oleh hibah APPP-PTS (Akselerasi Program Penggabungan/Penyatuan Perguruan Tinggi Swasta) yang diberikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) pada April 2024.
Dengan hadirnya UMJT, diharapkan muncul lompatan baru dalam peningkatan mutu dan daya saing pendidikan tinggi Muhammadiyah, khususnya di wilayah Jawa Timur bagian barat.
“Mudah-mudahan dengan penambahan sarana ini, syarat menuju perubahan UMMAD menjadi UMJT dapat segera terpenuhi sesuai regulasi,” tutup Rektor UMMAD. (*)
Penulis Pujoko Editor M Tanwirul Huda





0 Tanggapan
Empty Comments