Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Sinergi untuk Generasi Emas: Dinkes dan Dua Ormas Besar Tandatangani MoU Pencegahan Stunting

Iklan Landscape Smamda
Sinergi untuk Generasi Emas: Dinkes dan Dua Ormas Besar Tandatangani MoU Pencegahan Stunting
pwmu.co -
Peserta seminar Peran Ormas dalam Pencegahan Stunting di Sport Hall SMA Muhipo (Rihan/PWMU.CO)

PWMU.CO Sebuah langkah monumental dalam upaya penurunan angka stunting resmi diambil oleh Pemerintah Kabupaten Ponorogo melalui Dinas Kesehatan (Dinkes).

Langkah itu dilakukan dengan menggandeng dua organisasi perempuan besar, Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Ponorogo dan Pimpinan Cabang Fatayat NU Ponorogo.

Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) program inovatif bertajuk Nafas Gemilang Rogo (Nasyiatul Aisyiyah dan Fatayat NU Sinergi Bergerak Mendampingi Ibu Hamil dan Keluarga di Kabupaten Ponorogo).

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian acara Seminar Peran Ormas dalam Pencegahan Stunting yang bertempat di Sport Hall SMA Muhipo, Kamis (24/4/2025).

MoU ini merupakan tonggak penting dalam sejarah kolaborasi lintas sektor antara pemerintah dan organisasi masyarakat sipil dalam menyikapi masalah gizi kronis pada anak.

Penandatanganan dilakukan oleh Kepala Dinas Kesehatan Ponorogo, Dyah Ayu Puspitaningarti SKM MKes, Ketua PDNA Ponorogo Nova Robithotul Khoir SPd, serta Ketua PC Fatayat NU Ponorogo Dr Nuruun Nahdliyah KY MPdI.

Nafas Gemilang Rogo

Program Nafas Gemilang Rogo merupakan respons konkret terhadap visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Ponorogo dalam menciptakan generasi emas yang sehat dan tangguh.

Melalui program ini, PDNA dan Fatayat NU akan bergerak aktif di cabang dan ranting pada masing-masing kecamatan, melakukan pemetaan ibu hamil, edukasi keluarga, serta koordinasi dengan tenaga kesehatan seperti bidan desa, petugas gizi, dan promosi kesehatan.

Dinas Kesehatan berfoto bersama setelah penandatanganan MoU dengan PDNA dan Pimpinan Cabang FatayatNU Ponorogo (Rihan/PWMU.CO)

Ketua PDNA Ponorogo, Nova Robithotul Khoir, menyampaikan bahwa PDNA saat ini telah memiliki kader Pashmina (Pelayanan Kesehatan Remaja) yang telah dibekali pengetahuan dan keterampilan dalam pencegahan stunting, khususnya pada kelompok remaja.

“Setelah MoU ini, kami akan menguatkan pemetaan dan sinergi antara kader Pashmina dan kader posyandu di desa-desa. Sasaran kami bukan hanya ibu hamil, tapi juga remaja dan ibu menyusui—kelompok kunci dalam upaya jangka panjang pencegahan stunting,” ungkap Nova.

Iklan RSI Siti Aisyah Madiun

Program ini juga mencakup pembekalan, pendampingan, dan evaluasi yang dilakukan secara berkala oleh Dinas Kesehatan. Para kader ormas akan didorong untuk menjadi motor penggerak dalam mengajak ibu hamil:

  • Rutin memeriksakan kehamilan,
  • Mengonsumsi tablet tambah darah (TTD),
  • Meningkatkan konsumsi protein hewani,
  • Menghadiri posyandu setiap bulan, serta
  • Memberikan ASI eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan bayi.

Penandatanganan MoU ini menjadi momen bersejarah sekaligus simbol kekuatan sinergi antara pemerintah dan masyarakat sipil dalam menuntaskan persoalan gizi yang berdampak jangka panjang pada kualitas sumber daya manusia.

Dengan semangat gotong royong dan kerja kolaboratif, Nafas Gemilang Rogo harapannya tidak hanya menjadi nama program, tetapi juga menjadi nafas baru dalam pembangunan kesehatan di Ponorogo.

Acara ini diakhiri dengan semangat optimisme, tepuk tangan, dan seruan kebersamaan dari seluruh peserta seminar yang berjumlah sekitar 200 orang.

Ponorogo hari ini kembali menegaskan: untuk membangun generasi gemilang, kita harus bergerak bersama—dari desa hingga kabupaten, dari keluarga hingga komunitas.

Penulis Rihan Dwidarmawati Editor Zahra Putri Pratiwig

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡