Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Siraman Hati Ketua PCM Sekaran Warnai Pengajian Iftitah Seminar Keuangan Keluarga ‘Aisyiyah

Iklan Landscape Smamda
Siraman Hati Ketua PCM Sekaran Warnai Pengajian Iftitah Seminar Keuangan Keluarga ‘Aisyiyah
Siraman Hati Ketua PCM Sekaran Warnai Pengajian Iftitah Seminar Keuangan Keluarga ‘Aisyiyah. (Inayati/PWMU.CO)
pwmu.co -

Pengajian iftitah yang disampaikan Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Sekaran menjadi siraman hati yang menginspirasi peserta Seminar Sehat Mengelola Keuangan Keluarga yang diselenggarakan oleh ‘Aisyiyah Wilayah Kerja (Wilker) 4 PDA Lamongan. Kegiatan tersebut berlangsung pada Ahad pagi (1/2/2026) di Gedung MI Muhammadiyah 4 Desa Latek, Kecamatan Sekaran.

Ketua PCM Sekaran, H. Musta’in, membuka pengajian dengan mengutip firman Allah Swt. dalam Surah Al-Mujadalah ayat 11 yang menegaskan keutamaan orang beriman dan berilmu serta pentingnya adab dalam majelis ilmu. Ayat tersebut menekankan bahwa Allah akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan berilmu beberapa derajat.

Dalam tausiyahnya, Musta’in menyampaikan refleksi kehidupan sosial yang kerap terjadi di masyarakat, di mana penghormatan sering kali lebih diberikan kepada orang kaya daripada orang berilmu. Ia menyampaikannya dengan gaya santai dan diselingi pengalaman pribadi, sehingga mudah dipahami dan menyentuh hati jamaah.

Lebih lanjut, Musta’in mengaitkan makna keutamaan ilmu dengan pemikiran Dr. Ali Syariati tentang tanggung jawab orang berilmu. Menurutnya, terdapat tiga karakter utama yang harus dimiliki oleh orang berilmu. Pertama, awareness atau kesadaran intelektual, yakni kesadaran bahwa ilmu berasal dari Allah dan harus digunakan untuk kebaikan.

Kedua, tanggung jawab sosial, di mana ilmu sejati melahirkan kepedulian terhadap kebenaran dan penderitaan manusia, menjadi cahaya di tengah kebodohan dan ketidakadilan. Ketiga, komitmen untuk bertindak, karena ilmu yang tidak mendorong pada amal nyata adalah ilmu yang mati.

“Nah, ini sangat pas dengan kegiatan ibu-ibu hari ini. Ada aksi nyata untuk kebaikan keluarga dan umat,” tutur Musta’in dengan ramah, disambut anggukan dan perhatian peserta.

Ia menilai, Seminar Sehat Mengelola Keuangan Keluarga yang digelar ‘Aisyiyah Wilker 4 PDA Lamongan selaras dengan konsep keilmuan tersebut. Ilmu yang diperoleh diharapkan tidak berhenti pada pemahaman, tetapi diwujudkan dalam praktik pengelolaan keuangan keluarga yang sehat dan bertanggung jawab.

Melalui kegiatan ini, ibu-ibu ‘Aisyiyah diharapkan mampu menjadi agen perubahan di lingkungan keluarga dan masyarakat. Tidak hanya menerapkan ilmu yang didapat, tetapi juga menularkannya kepada orang lain demi terciptanya kesejahteraan bersama.

Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen ‘Aisyiyah Wilayah Kerja 4 PDA Lamongan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya perempuan, serta memperkuat ketahanan dan kemandirian ekonomi keluarga. Seminar tersebut diharapkan menjadi inspirasi lahirnya aksi-aksi nyata demi kebaikan keluarga dan umat. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu