Siswa Kompetensi Keahlian Animasi SMK Muhammadiyah 2 (SMK Muda) Genteng Banyuwangi membuat proyek Model 3 Dimensi (3D), Senin (9/2/2026).
Proyek ini merupakan tugas yang harus dikerjakan siswa Kelas XII Jurusan Animasi dalam Uji Kompetensi Keahlian (UKK) Tahun Pelajaran 2025/2026.
Ujian ini berlangsung selama 3 hari. Mulai tanggal 9-11 Februari 2026. Dalam UKK ini peserta diawasi dua orang penguji.
Pukul 7.00 WIB ujian ini dimulai. Ujian berlangsung di lantai 2 Laboratorium Animasi SMK Muda Genteng yang berlokasi di Jalan Hasanudin Nomor 103.
Sebelum ujian, Ketua Konsentrasi Keahlian Animasi, Arum Novita Sari, S.Sn., memberikan briefing kepada para siswa peserta ujian tersebut.
“Tolong UKK ini dikerjakan dengan sungguh-sungguh, agar meraih hasil yang maksimal dan skillnya menjadi bekal yang berharga bagi masa depan kalian,” ujarnya.
Selanjutnya peserta diminta untuk menyalakan komputer yang berada di depannya. Setelah dipastikan semua komputer dan aplikasinya dalam kondisi normal, Arum Novita Sari menyilakan peserta untuk memulai ujian.
Peserta ujian terlihat sangat serius mengerjakan tugas menggunakan komputernya masing-masing. Mereka memainkan mouse dengan lincah. Jari-jari mereka menari-nari pada keyboard. Hal ini dilakukan untuk memilih sub-sub menu pada aplikasi pemodelan 3D.
Di layar komputer peserta ujian, mulai terlihat gambar meja dan kursi 3D, serta perangkat lainnya.
Pelaksanaan UKK pada hari perdana ini berjalan dengan lancar. Salah satu peserta ujian, Zaenudin mengungkapkan terkait persiapannya dalam menghadapi ujian ini.
“Saya beberapa kali melakukan latihan membuat model 3D, seperti materi yang diujikan dalam UKK ini,” ungkapnya.
Menurutnya yang dirasa paling sulit dan menantang itu adalah bagaimana cara membuat 3D model yang sempurna dengan durasi waktu yang hanya 3 hari. Sebelum nanti akhirnya benar-benar dinyatakan kompeten oleh para penguji.
Zaenudin berharap setelah lulus nanti, bisa terus mengembangkan skillnya di bidang animasi dan mendapatkan pekerjaan layak. Ia pun berpesan untuk adik-adik kelasnya.
“Semoga mereka bisa mempelajari animasi dengan sungguh-sungguh karena jika sudah menguasai skill animasi tersebut, dapat digunakan untuk bekal mereka di masa depan,” pesannya. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments