Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Siswa ICP SDMM Gresik Ikuti Ujian Internasional IPT dan CPT

Iklan Landscape Smamda
pwmu.co -
Tampak siswa Ujian IPT konsentrasi mengerjakan soal Matematika Cambridge pada kelas ICP SDMM (Nurul Mahmudiyah/PWMU.CO)
Tampak siswa Ujian IPT konsentrasi mengerjakan soal Matematika Cambridge pada kelas ICP SDMM (Nurul Mahmudiyah/PWMU.CO)

PWMU.CO – Siswa-siswi International Class Program (ICP) SD Muhammadiyah Manyar (SDMM) Gresik, Jawa Timur mengikuti ujian International Progression Test (IPT) dan Centre Progression Test (CPT) pada hari kedua pelaksanaan, Selasa (27/05/2025). Ujian ini diikuti oleh siswa kelas III hingga V untuk IPT dan kelas I hingga II untuk CPT.

Pada hari kedua ini, para siswa mengerjakan ujian mata pelajaran Matematika. Soal IPT yang mereka kerjakan merupakan soal standar internasio0nal yang didatangkan langsung dari Cambridge, Inggris. Sebelumnya, pada hari pertama, Senin (26/5/2025), ujian dimulai dengan materi Bahasa Inggris.

Sementara itu, soal CPT dikirim oleh Centre ID 110 yang berafiliasi dengan Universitas Negeri Malang. Ujian ini dirancang untuk mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi atau Higher Order Thinking Skills (HOTS).

Bentuk Soal

Guru Matematika SDMM, Nurul Mahmudiyah SPd menjelaskan bahwa bentuk soal Matematika yang diberikan sangat beragam dan tidak hanya berupa pilihan ganda.

“Rata-rata menggunakan kalimat-kalimat pemantik berpikir kritis yang memerlukan konsentrasi tinggi,” ujarnya.

Ia mencontohkan salah satu soal berupa deretan angka, di mana siswa diminta menemukan pola angka hingga total jumlahnya menjadi 100. Contoh lainnya, siswa harus menentukan arah panah dari titik awal hingga titik akhir yang ditampilkan dalam bentuk diagram.

“Siswa diminta menuliskannya menggunakan bahasa Inggris, seperti arah mata angin: ‘West’ untuk barat dan ‘North’ untuk utara,” jelasnya.

Soal Matematika terdiri dari dua paper, masing-masing dengan durasi 45 menit. Paper 1 berisi 26 soal, sementara paper 2 terdiri dari 25 soal.

“Waktu yang terbatas membuat siswa harus mengatur strategi dan disiplin. Rata-rata mereka hanya punya dua menit untuk menyelesaikan satu soal,” tambahnya.

Beberapa siswa turut membagikan pengalaman mereka. Fiona Almeera Shanum, siswa kelas I Shark, mengaku tertantang dengan soal pecahan.

“Saya dapat soal tentang jumlah apel yang sudah dimakan. Soalnya menyebutkan ada 6 apel dan tersisa 3,5 apel. Jadi, saya harus menghitung berapa yang sudah termakan,” ujarnya.

Senada dengan itu, Muhammad Galant Alanski menuturkan bahwa soal statistik menjadi tantangan tersendiri baginya.

“Soal nomor 16 cukup sulit, saya kira harus menggambar piktogramnya, ternyata tidak. Harus fokus,” ujarnya meski secara keseluruhan merasa ujian Matematika cukup mudah. (*)

Penulis Zaki Abdul Wahid Editor Amanat Solikah

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu