Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Siswa Kelas 2 Sekolah Kreatif 20 Belajar Aturan Lalin di Ditlantas Polda Jatim

Iklan Landscape Smamda
Siswa Kelas 2 Sekolah Kreatif 20 Belajar Aturan Lalin di Ditlantas Polda Jatim
Siswa kelas 2 Sekolah Kreatif 20 Surabaya belajar peraturan lalu lintas di Polda Jatim bersama ibu Polwan. (Tahar Lebo/PWMU.CO)
pwmu.co -

Siswa kelas 2 Sekolah Kreatif SD Muhamadiyah 20 Surabaya melaksanakan kegiatan outdoor di Ditlantas Polda Jatim pada Rabu (1/10/2025).

Kegiatan outdoor kali ini mengusung tema “Aturan Lalu Lintas”. Segenap siswa, baik kelas 2 Dakon, Bakiak, dan Egrang belajar secara langsung kepada narasumber dari pihak Polda seputar cara bagaimana mengenalkan rambu lalu lintas, mengetahui aturan berlalu lintas, dan mengetahui tugas polisi lalu lintas.

Kegiatan berlangsung khidmat dan ceria di gedung Ditlantas tersebut, “Siapa yang mau maju dan menjelaskan rambu lalu lintas?,” tanya Bu Azza usai perkenalan.

Sejumlah siswa pun mengacungkan tangan berantusias menjawab pertanyaan tersebut. Rupanya, yang mendapatkan giliran pertama kalinya adalah Zizi, salah satu siswi dari kelas 2 Dakon.

Dia pun menjawab sejumlah pertanyaan selain menyebutkan nama juga tentang rambu yang pernah ia lihat di jalan raya.

“Pernah lihat rambu lalu lintas?,” tanya Bu Azza, “Iya, aku sering melihat rambu lalu lintas, seperti dilarang berhenti. Tandanya adalah S yang dicoret,” jawabnya.

Bu Azza dan Kak Naura pun mengapresiasi jawabannya yang benar, serta keberaniannya tampil ke depan walaupun saat itu terlihat sedikit nervous.

Sejumlah tantangan pun berlanjut hingga mencapai puluhan volunteer siswa-siswa menjawab pertanyaan maupun challenge lainnya, seperti menyebutkan rambu lalu lintas dan maksudnya, menyanyikan lagu polisi, menghafal salah satu surah al-Quran, memimpin yel-yel sekolah, dan lainnya.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Semua siswa yang terpilih maju dan dapat menjawab pertanyaan maupun instruksi maka mendapatkan hadiah dan pin yang bisa dibawa pulang.

Selain itu, dalam mengisi materi seputar lalu lintas, Bu Azza dan Kak Naura menyelipkan seputar motivasi bahwa berkendara di jalan raya harus tertib sesuai aturan yang berlaku seperti memakai helm. Sehingga tidak ada alasan bagi semua pengendara untuk tidak memakai helm walaupun jarak tempuhnya dekat.

“Semua yang berkendara sepeda motor wajib memakai helm demi menjaga keselamatan bersama-sama,” pungkasnya.

Uniknya, usai belajar dari Bu Azza dan Kak Naura beserta rekan lainnya, segenap siswa diajak keliling Polda menggunakan mobil dari PJR. Siswa merasakan perasaan senang dan tentu hal ini menjadi pengalaman bermakna bagi mereka.

Melalui giat belajar di Polda tersebut, Ustadzah Yuli selaku walas berharap kepada siswa-siswinya agar memahami rambu-rambu lalu lintas, mengetahui aturan berlalu lintas, hingga mengaplikasikannya ke dalam kehidupan sehari-hari, seperti mematuhi rambu lalu lintas dan memakai helm saat berkendara di jalan raya, baik jarak dekat maupun jarak jauh.(*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

1 Tanggapan

Search
Menu