Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Siswa Kelas 4 dan 5 SD Muhammadiyah 2 Bojonegoro Tadabur Alam Jelajahi Sumodikaran 

Iklan Landscape Smamda
Siswa Kelas 4 dan 5 SD Muhammadiyah 2 Bojonegoro Tadabur Alam Jelajahi Sumodikaran 
Siswa Kelas 4 dan 5 SD Muhammadiyah 2 Bojonegoro Tadabur Alam Jelajahi Sumodikaran . Foto: Istimewa/PWMU.CO
pwmu.co -

Semangat kepanduan terpancar dari wajah siswa kelas 4 dan 5 SD Muhammadiyah 2 Bojonegoro pada Selasa (16/12/2025). Sebanyak 16 kuntum mengikuti kegiatan Tadabur Alam dengan rute menyusuri keelokan alam di sekitar Desa Sumodikaran, Kecamatan Dander, Bojonegoro.

Kegiatan diawali dengan tantangan di pos keberangkatan yang cukup menyita konsentrasi. Sebelum diizinkan memulai perjalanan, setiap kuntum wajib menyusun puzzle gambar kegiatan Hizbul Wathan (HW).

Ketelitian dalam menyusun potongan gambar ini menjadi syarat mutlak agar mereka bisa mengantongi izin melanjutkan perjalanan menuju Pos 1.

Uji Kekompakan di Lima Pos
Sepanjang rute pedesaan, panitia telah menyiapkan lima pos yang menguji fisik maupun kerja sama tim:
1. Pos 1 (Estafet Bola): Setiap kuntum harus menunjukkan kekompakan dalam memindahkan bola secara berantai agar tidak terjatuh.
2. Pos 2 (Kesegaran Alami): Tantangan unik di mana siswa harus menggigit gelas berisi air, lalu mengopernya ke rekan di belakangnya. Keseimbangan menjadi kunci agar air tetap penuh hingga anggota terakhir.
3. Pos 3 (Rintangan Merayap): Jiwa tangguh siswa diuji di sini. Mereka harus merayap rendah di bawah bentangan tali, mensimulasikan ketangkasan fisik seorang pandu.
4. Pos 4 (Make Over Tepung): Pos yang paling mengundang gelak tawa. Dengan kertas yang digigit, para siswa harus mengambil dan mengumpulkan tepung ke dalam wadah. Tak pelak, wajah-wajah putih penuh tepung pun menjadi pemandangan yang menghibur.
5. Pos 5 (Take Me Out): Sebagai pamungkas, siswa ditantang meraup snack sebanyak-banyaknya dalam kondisi mata tertutup kain, yang melatih insting dan keberuntungan mereka.

Iklan RSI Siti Aisyah Madiun

Melalui rute Desa Sumodikaran, para siswa diajak untuk lebih dekat dengan lingkungan sekaligus mempraktikkan nilai-nilai kemandirian di luar kelas. Meskipun pakaian kotor akibat merayap dan terkena tepung, keceriaan 16 kuntum ini tidak surut hingga garis finish.

“Tujuan utamanya adalah tadabur alam, mensyukuri ciptaan Allah sekaligus melatih kerja sama tim dalam satu kuntum melalui rintangan yang ada,” ungkap ustadzah Alful, selaku ketua pelaksana kegiatan.

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡