Halaman Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 16 Surabaya dipenuhi berbagai barang dagangan hasil karya siswa kelas II. Sejak pukul 07.30 WIB, para siswa mulai menata dan menyiapkan lapak mereka. Pasar dadakan ini merupakan bagian dari acara Entrepreneur Week yang digelar pada Selasa (9/12/2025).
Tidak sekadar kegiatan berjualan, melalui tema “Friendpreneurship,” para siswa diajak memahami bahwa wirausaha juga mengajarkan nilai persahabatan, kolaborasi, dan kepedulian terhadap sesama.
Salah satu guru kelas II, Ajeng Ayu Wulandari, S.Pd., menyampaikan bahwa hasil dari kegiatan wirausaha tersebut akan disumbangkan kepada korban banjir dan tanah longsor di Aceh dan Sumatra.
“Hasil dari kegiatan wirausaha ini akan disumbangkan kepada korban banjir dan tanah longsor di Aceh dan Sumatra,” ujarnya saat mendampingi para siswa berjualan.
Sebagian hasil kegiatan tersebut disalurkan sebagai bentuk solidaritas untuk masyarakat di Aceh dan Sumatra, sekaligus menanamkan jiwa empati kepada siswa sejak dini.
Suasana semarak bazar semakin lengkap dengan hadirnya stan-stan siswa yang menawarkan berbagai produk kreatif, mulai dari aneka makanan, minuman, hingga aksesori dan kerajinan tangan bernuansa budaya Nusantara.
Salah satu yang menarik perhatian adalah stan milik Naifa Azkadina Nugroho, siswa kelas II Skateboard yang tampil mengenakan kostum hanbok Korea sambil menjual donat.
Berbeda dengan Naifa, salah satu siswa kelas II Diving, Muhammad Fatih Nur Rohman, memilih mengenakan kostum khas Tiongkok dan menjajakan martabak Madura.
Adapun Albara Diraputra Rangkuti dari kelas II Diving tampil dengan kostum kimono Jepang sambil menjual onigiri.
Dalam kegiatan ini, para siswa kelas II merasakan pengalaman langsung menjadi seorang pengusaha. Proses belajar menjadi lebih menyenangkan dengan perpaduan kostum yang menarik. Hal ini juga dirasakan oleh salah satu siswa pindahan yang kini duduk di kelas II Badminton, Razer Fatih Wirastya Pradana.
“Aku senang sekali bisa berjualan aneka stiker dan gantungan kunci. Di sekolahku yang lama tidak ada kegiatan seperti ini,” ungkapnya bersemangat sambil menawarkan barang dagangannya.
Melalui proses berjualan, para siswa belajar berkomunikasi, mengelola keuangan sederhana, meningkatkan kreativitas, serta memahami pentingnya kerja sama tim.
Lebih dari sekadar bazar, Entrepreneur Week menjadi wahana pembelajaran yang menumbuhkan kemandirian, rasa percaya diri, dan kecintaan terhadap keberagaman budaya, baik dari Indonesia maupun mancanegara. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments