
PWMU.CO – Semangat dan antusiasme tampak jelas di wajah para siswa saat mengikuti latihan paduan suara di MadtsaMutu Pondok Modern Paciran Lamongan. Latihan ini merupakan bagian dari persiapan acara perpisahan bagi siswa kelas akhir se-Perguruan Ponpes Modern Muhammadiyah Paciran.
Sebanyak 24 peserta terpilih setelah melalui seleksi ketat, yang terdiri dari siswa kelas VII dan VIII. Mereka mengikuti instruksi pelatih dengan serius dan kompak, melantunkan berbagai lagu dengan penuh penghayatan, diiringi alunan musik yang indah.
Lagu-lagu wajib dalam latihan ini antara lain lagu Kebangsaan Indonesia Raya, Mars Muhammadiyah “Sang Surya,” dan Hymne Pondok “Ya Ma’hadi” ciptaan almarhum Nur Hadi. Selain itu, terdapat beberapa lagu pilihan yang bertujuan untuk memeriahkan suasana, seperti “Guruku.” Latihan paduan suara dilaksanakan setiap sore hari setelah Ashar, sehingga tidak jarang terdengar suara merdu dari siswa MadtsaMutu yang sedang berlatih di halaman gedung.
Latihan paduan suara ini tidak hanya bertujuan untuk memeriahkan acara perpisahan, tetapi juga untuk menumbuhkan rasa kebersamaan dan kekompakan di antara para siswa.
“Latihan paduan suara ini merupakan salah satu cara untuk mempererat tali persaudaraan antar siswa sebagai persembahan terindah untuk kakak kelasnya sebelum mereka meninggalkan Madrasah,” ujar Azlina, guru pembina paduan suara yang selalu setia mendampingi selama latihan.
Antusiasme siswa dalam mengikuti latihan paduan suara ini menunjukkan bahwa mereka sangat menghargai momen perpisahan. Bagi mereka, perpisahan ini adalah momen penting dan tak terlupakan dalam perjalanan pendidikan mereka di MadtsaMutu Pondok Modern Paciran.
Nabila Lidiya Sakira, siswa Kelas VIII B dan salah satu peserta tim paduan suara, mengatakan bahwa suatu kehormatan dan penghargaan luar biasa bagi saya terpilih menjadi bagian dari tim paduan suara pada acara pelepasan ini. Kami bertekad berlatih dengan serius untuk memberikan performa terbaik sebagai persembahan untuk kakak kelas dan MadtsaMutu Pondok Modern Paciran.
Andre, yang dikenal dengan nama panggilan darurat Ma’ruf Mu’ti sebagai komposer dan arranger yang handal di bidang seni suara, turut mendampingi siswa dalam sesi latihan.
Beliau mengatakan bahwa latihan ini sudah berjalan selama dua minggu dan hasil olah vokal anak-anak sudah sangat layak ditampilkan pada acara pelepasan kelas akhir se-Perguruan Pondok Modern Muhammadiyah Paciran pada tanggal 24 Mei 2025. Paduan suara pada acara pelepasan ini menjadi acara wajib, memberikan sentuhan seni serta hiburan dan tasliyah bagi seluruh hadirin. (*)
Penulis Salnun Mahya Salsabila Editor Amanata Solikah






0 Tanggapan
Empty Comments