Prestasi membanggakan kembali diraih oleh Khansah Amaliyah, siswi kelas XI Agama Madrasah Aliyah Muhammadiyah 1 Karangasem (Mamsaka) Paciran.
Ia berhasil meraih juara 4 lomba kaligrafi dalam ajang bergengsi Festival Anak Shaleh Muhammadiyah (Fashmu) 2.
Ajang ini terselenggara oleh Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur pada Sabtu (04/10/2025) di Universitas Muhammadiyah Surabaya.
Khansah tampil sebagai perwakilan Kabupaten Lamongan setelah sebelumnya menjuarai lomba di tingkat daerah. Dalam kompetisi tingkat provinsi ini, ia harus bersaing dengan puluhan peserta terbaik dari berbagai kabupaten dan kota se-Jawa Timur.
Meski belum mampu meraih posisi tiga besar, capaian juara 4 menjadi kebanggaan tersendiri bagi Mamsaka dan juga Muhammadiyah Lamongan.
Fashmu 2 PWM Jawa Timur dikenal sebagai ajang yang mempertemukan kreativitas dan dakwah melalui berbagai cabang perlombaan. Mulai dari MHQ, MTQ, pidato, hingga kaligrafi.
Dalam cabang kaligrafi, peserta dituntut menampilkan keindahan goresan huruf Arab yang berpadu dengan makna dan nilai-nilai Islam yang mendalam.
Khansah menampilkan hasil karyanya dengan teknik dan komposisi warna yang memikat. Karya tersebut berhasil menarik perhatian dewan juri karena kehalusan goresan dan ketepatan proporsi huruf, mencerminkan ketelatenan dan rasa seni yang tinggi.
Kepala Mamsaka, Purwanto MPd, menyampaikan rasa bangga atas prestasi yang Khansah raih. “Kami sangat mengapresiasi kerja keras dan dedikasinya. Prestasi ini menjadi bukti bahwa siswa Mamsaka tidak hanya unggul dalam bidang akademik dan keagamaan, tetapi juga dalam seni Islam” ujarnya.
Ia berharap Khansah dapat terus mengembangkan bakatnya dan menginspirasi teman-temannya untuk berani berkompetisi.
Sementara itu, guru pembimbing kaligrafi Ustadz Ziham Azhar menuturkan bahwa keberhasilan Khansah tidak ia raih secara instan.
“Ia berlatih dengan tekun setiap hari, memperbaiki setiap detail goresan. Kaligrafi baginya bukan sekadar seni, tapi juga bentuk ibadah dan penghayatan terhadap keindahan Al-Qur’an” ungkapnya.
Capaian ini semakin menegaskan posisi Mamsaka sebagai madrasah yang konsisten mendorong siswanya berprestasi dalam berbagai bidang, baik akademik, seni, maupun keagamaan.






0 Tanggapan
Empty Comments