Mengolah hasil kebun sendiri menjadi kebanggaan tersendiri bagi siswa kelas V SD Alam Muhammadiyah Kedanyang (SD Almadany) Kebomas, Gresik. Mereka berhasil mengubah mangga hasil panen dari halaman sekolah menjadi manisan mangga yang segar dan lezat.
Panen mangga bersama dilakukan pada Selasa (16/9/2025) di dua lokasi, yakni halaman gedung baru dan area dekat tempat wudhu. Di gedung baru tumbuh mangga gadung, sementara di dekat tempat wudhu terdapat mangga ungu segar. Dari dua pohon itu, siswa kelas V Al Khawarizmi dan Al Battani berhasil mengumpulkan sekitar 60 buah mangga.
Dua hari berselang, Kamis (18/9/2025), hasil panen itu diolah menjadi manisan. Prosesnya dimulai dengan mengupas kulit mangga, memotongnya memanjang, lalu merebusnya bersama air gula selama dua jam.
Setelah didinginkan, manisan siap dinikmati, baik langsung, disimpan di kulkas, maupun ditambah es batu agar lebih segar di tengah teriknya cuaca.
Kepala SD Almadany, Lilik Isnawati S.Pd., M.Pd, mengungkapkan ide membuat manisan terinspirasi dari kebiasaan masyarakat di desanya, Giri. “Biasanya mangga yang masih asam diolah menjadi manisan berkuah segar yang disebut luwo dalam bahasa lokal,” jelasnya.
Ia menambahkan, manisan ini cocok disantap saat cuaca panas. “Apalagi kalau ditambah es batu, rasanya makin segar dengan sensasi asam manis yang nikmat,” ujarnya.
Semangat siswa dalam kegiatan ini mendapat apresiasi dari Tuah Maslahah, pramubakti sekolah yang akrab disapa Mamak. Ia dengan sabar mendampingi siswa mulai dari mengupas, mencuci, hingga merebus mangga dalam air gula, bahkan menambahkan sedikit pewarna makanan agar tampilannya lebih menarik.
“Saya bangga melihat anak-anak sangat antusias. Dari memanen, mengumpulkan, hingga mengolahnya menjadi manisan, mereka melakukannya dengan penuh semangat,” tutur Mamak.
Antusiasme itu juga dirasakan oleh Arvensyah Ramadanish Aljauhari, Ketua IPM Kids SD Almadany. “Walaupun ini pengalaman pertama membuat manisan mangga, ternyata seru dan menyenangkan karena dilakukan bersama teman-teman,” katanya.
Kini, manisan mangga hasil kebun sendiri pun siap disantap bersama, menjadi bukti bahwa belajar bisa dilakukan dengan cara menyenangkan dan bermanfaat. (*)
Eli Syarifah






0 Tanggapan
Empty Comments