Reyhan Iftitan Ramadhanu, siswa kelas X.4 SMA Muhammadiyah 2 (SMA Muha) Genteng Banyuwangi, menghadiri undangan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dalam peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) 2025 pada Senin (1/12/2025).
Acara yang digelar oleh Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana tersebut berlangsung di SLB Negeri Banyuwangi dengan mengusung tema “Setara Berkarya Tanpa Batas”.
Reyhan hadir bukan atas nama sekolah, melainkan sebagai perwakilan Forum Anak Kabupaten Banyuwangi (FAWANGI). Ia menjadi satu-satunya siswa SMA Muha Genteng yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Kepengurusan FAWANGI periode 2025–2027 saat ini memasuki tahun kedua, dengan proses rekrutmen yang dilaksanakan pada awal November 2025.
Setelahnya, para pengurus terpilih mengikuti pelatihan selama dua hari di Aula Minak Jinggo Pemkab Banyuwangi bersama 35 peserta dari tingkat SMP/MTs, SMA/SMK, dan SLB se-Kabupaten Banyuwangi.
Sambutan dan Pesan Hiben Girma
Acara peringatan HDI dihadiri sejumlah pejabat daerah, termasuk Wakil Bupati Banyuwangi, Ir. Mujiono. Dalam sambutannya, Mujiono menyampaikan permohonan maaf karena Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani tidak dapat hadir lantaran sedang mendampingi konvoi kendaraan peserta HDI yang diberangkatkan dari Terminal Terpadu Pariwisata Sobo dan melintasi beberapa titik kota.
Dalam amanatnya, Mujiono menegaskan bahwa seluruh warga, termasuk penyandang disabilitas, memiliki kedudukan yang setara. Menurutnya, keberhasilan suatu daerah tidak diukur dari tingginya gedung atau fasilitas fisik, melainkan dari cara daerah tersebut memperlakukan manusia, terutama mereka yang kerap terpinggirkan.
Mujiono turut mengutip pesan tokoh dunia, Haben Girma—pengacara tunanetra dan tuna rungu lulusan Harvard University—yang menyatakan bahwa “Disability is an opportunity for innovation.”
Ia menekankan bahwa keterbatasan bukanlah akhir dari kreativitas, tetapi justru awal dari lahirnya berbagai inovasi. Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, lanjutnya, berkomitmen memberikan fasilitas bagi penyandang disabilitas agar mereka dapat terus berkarya dan mengembangkan potensi.
Penampilan Memukau Siswa SLB
Peringatan HDI 2025 menampilkan berbagai pertunjukan seni yang seluruhnya dibawakan oleh siswa-siswi SLB se-Banyuwangi. Penampilan tersebut meliputi pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh siswa tunanetra, pembacaan puisi, tari, tata rias, hingga musik. Setiap penampilan berhasil memukau undangan yang hadir, dengan tepuk tangan meriah terdengar setelah setiap segmen dipersembahkan.
Acara yang dimulai pukul 10.30 WIB dan berakhir pada 13.30 WIB ini meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta. Reyhan dan rekan-rekannya dari FAWANGI pun larut dalam suasana haru dan kagum sepanjang rangkaian acara hingga penutupan. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments