Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Siswa SMA Muha Genteng Tingkatkan Keterampilan Pioneering dengan Lomba Antar Kelas

Iklan Landscape Smamda
Siswa SMA Muha Genteng Tingkatkan Keterampilan Pioneering dengan Lomba Antar Kelas
Pembagian hadiah lomba pembuatan pioneering antar kelas X oleh kepala SMA Muha Genteng (Alib/PWMU.CO)
pwmu.co -

Siswa-siswi kelas X SMA Muhammadiyah 2 (SMA Muha) Genteng Banyuwangi pada Senin (27/10/2025). Diakhir kegiatan upacara bendera menerima hadiah dari ajang lomba pioneering antar kelas khusus kelas X yang telah dilaksanakan pada seminggu sebelumnya.

Pioneering suatu ketrampilan merangkai tongkat dengan menggunakan tali simpul. Setelah dibentuk dengan teliti dan simetris sehingga bisa menjadi bermacam-macam bentuk ataupun simbol tertentu.

Misalnya gapura, piramida tiang bendera, tandu, simbol matahari Muhammadiyah dan lain sebagainya, pioneering sendiri merupakan ciri has ketrampilan yang dikembangkan oleh Organisasi Otonom Muhammadiyah (ORTOM) kepanduan Hizbul Wathan (HW) terutama qobilah SMA Muha Genteng.

Kepanduan HW di SMA Muha merupakan kegiatan yang diwajibkan oleh sekolah dan harus diikuti seluruh siswa yang keberadaannya selalu dipantau sekolah sebagaimana Ortom lainnya yaitu Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) dan Tapak Suci Putra Muhammadiyah (TS).

“Kalau disekolah-sekolah umum mempunyai Pramuka di sekolah-sekolah Muhammadiyah mempunyai HW. Oleh karenanya kegiatan-kegiatan HW yang merupakan sejarah kepanduan tertua di Indonesia harus memiliki ketrampilan di atas yang lainnya tentunya,” ujar Risal Setyo Pratomo guru pembina HW ditengah-tengah penjurian pembutan pioneering.

Pembagian Hadiah

“Jika tahun-tahun sebelumnya kebiasaan pembuatan pioneering dilaksanakan hanya pada saat ada kegiatan kemah. Di samping waktunya terbatas hasilnyapun kurang maksimal dan mulai tahun ini pembuatan pioneering kita fokuskan per kelas secara berkala dan diperlombakan terutama untuk kelas X. Sebagai tim penilai atau juri salah satunya adalah kepala sekolah,” terang Muslimin Nasution pembina HW Qobilah SMA Muha Genteng.

Meski terlihat sederhana dalam pembuatan pioneering memerlukan ketelitian dan pemanfaatan tali tampar dengan benar tidak hanya diikat. Ada teknik simpul yang menjadikan tali rapi dan kuat, terbukti beberapa para siswa mencoba hasilnya cukup menggelikan yaitu menghabiskan banyak tali tidak rapi setelah di dirikan miring bahkan yang tidak semetris malah roboh saat diterpa angin mengibas bendera di atasnya.

Setelah berjalan beberapa waktu pembuatan pioneering yang dipandu oleh para kakanda dan pembina selesasi kemudian dilanjutnya dengan penilaian dari masing-masing kelas, sebagai juara pertama diraih kelas X.4, juara dua X.3, juara tiga dari kelas X.1 dan kelas X.2 sebagai juara harapan atau juara empat.

Pembagian hadiah dari masing-masing juara diserahkan langsung oleh kepala sekolah setelah kegiatan upacara, tepuk tangan bergemuruh se halaman sekolah dari para suporter. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu