Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Siswa Smamda Surabaya Jadi Pengibar sang Saka di Grahadi

Iklan Landscape Smamda
Siswa Smamda Surabaya Jadi Pengibar sang Saka di Grahadi
pwmu.co -
Fahreza berada tepat di belakang pembawa bendera (Tangkapan Layar Istimewa/PWMU.CO)

PWMU.CO – Siswa Smamda Surabaya Fahreza Daffa Naufal Abadi menjadi bagian pasukan 8 dari Paskibraka Pemprov Jatim untuk mengibarkan Sang Saka Merah Putih di halaman Gedung Grahadi Surabaya.

Sabtu (1/6/2024) pukul 09.22, siswa SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Surabaya berada di Gedung yang bangunannya didominasi warna putih ini berlokasi di Jalan Gubernur Suryo yang diapit oleh dua sekolah menengah yakni SMAN 6 Surabaya dan SMA Trimurti merupakan tempat Gubernur Jawa Timur menerima tamu.

Remaja yang kesehariannya dipanggil Daffa ini adalah satu-satunya siswa Muhammadiyah se-Jawa Timur yang lolos seleksi Paskibraka Pemprov Jatim periode 2023-2024.

Selama hampir setahun mengemban tugas sebagai Paskibraka Pemprov Jatim, total sudah ada 4 upacara kenegaraan yang sudah dia laksanakan, di antaranya upacara Hari Kemerdekaan, upacara Hari Pahlawan, upacara Hari Kebangkitan Nasional, dan yang terakhir ini adalah Hari Lahir Pancasila.

Fahreza Daffa Naufal Abadi mengaku banyak banget sih seleksi yang harus saya lalui. “Saya masih ingat betul tahapannya. Pertama seleksi administrasi dilanjutkan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) kemudian Tes Intelejensia Umum (TIU), PBB, fisik, dan yang terakhir wawancara.

“Untuk sampai di tahap ini, saya melalui dua kali tes. Pertama, alhamdulillah lolos menjadi Paskot Surabaya. Dari sini, diseleksi lagi menjadi 3 terbaik se-Surabaya untuk menjadi Paskibraka Pemprov Jatim. Alhamdulillah, saya termasuk di 3 terbaik itu,” Jelasnya ketika ditemui setelah selesai karantina.

Melihat tahapan yang dilalui Daffa sedemikian panjang, doa orangtua Daffa tidak pernah putus. “Kami sebagai orangtua, selalu mendukung semua keputusan yang Daffa ambil selama itu positif. Kami selalu berdoa semoga momentum menjadi Paskibraka Pemprov Jatim ini membuat Daffa menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Daffa ini anaknya penurut dan nggak neko-neko. Jadi, kami sebagai orang tua bangga sekali dengan pencapaian Daffa ini,” terang orangtua Fahreza Daffa Naufal Abadi, Yuyun.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Wali Kelas Daffa, Era Restiani mengatakan, biasanya Daffa dan anggota Paskibraka yang lain membutuhkan waktu sekitar 6-12 hari untuk latihan sebelum hari H pelaksanaan upacara. Anggota Paskibraka melalui proses karantina yang tentunya membuat mereka semua harus bersedia untuk izin sejenak dari proses pembelajaran di sekolah.

“Mungkin nggak enaknya kalau harus izin tidak bersekolah sebab pastinya ketinggalan pelajaran. Namun guru di Smamda, sejauh ini selalu membantu saya untuk mengejar ketertinggalan tersebut,” jelasnya.

Dia menuturkan, Daffa termasuk siswa berprestasi. Setiap tahun selalu masuk di kelas unggulan dan selalu berada di urutan 10 besar setiap semester. “Daffa meskipun ada masanya izin karena karantina PASKIBRAKA tetapi dia rajin dan pantang menyerah mengejar ketertinggalannya. Guru-guru kelasnya senang karena anaknya sendiri mau bertanya jika ada hal yang kurang dia pahami,” akunya.

Dengan menjadinya Daffa sebagai Paskibraka adalah salah satu prestasi yang luar biasa yang diraih oleh Pasbramda pada tahun ajaran ini. “Daffa memang pantas ya terpilih menjadi Paskibraka Provinsi. Dilihat dari fisik dan kemampuannya, dari awal saya yakin sih Daffa bakal terpilih. Alhamdulillah, harapan saya tercapai, ” kata Pembina Pasbramda Perdani tahun ajaran ini. (*)

Penulis Era Restiani. Editor Ichwan Arif.

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu