SMK TI Muhammadiyah 11 Pondok Modern Paciran melaksanakan kegiatan Ujian Kompetensi Keahlian (UKK) bagi peserta didik kelas XII pada Minggu (15/02/2026).
Kegiatan ini merupakan agenda resmi sekolah sebagai bentuk evaluasi akhir kompetensi siswa sebelum dinyatakan lulus serta memasuki dunia kerja maupun dunia usaha.
Pelaksanaan UKK tahun ini melibatkan penguji dari unsur dunia usaha dan dunia industri (DUDI) guna memastikan bahwa standar penilaian yang digunakan sesuai dengan kebutuhan dan tuntutan industri.
Untuk kompetensi keahlian Desain Komunikasi Visual (DKV), sekolah menghadirkan Faudillah Bey selaku Owner AR Studio sebagai penguji eksternal.
Terstruktur dan Tertib
Sementara itu, kompetensi Teknik Sepeda Motor (TSM) teruji oleh Lukito dari Ahass Farhan Motor. Adapun kompetensi Desain dan Produksi Busana teruji oleh Mukhotifah, Owner Arrel Tiefah Modiste Gresik.
Kegiatan UKK berawal dengan apel pembukaan yang terhadiri oleh seluruh peserta, guru produktif, serta panitia pelaksana.
Dalam apel tersebut, tersampaikan arahan terkait teknis pelaksanaan ujian, tata tertib, serta pentingnya UKK sebagai ajang pembuktian kompetensi siswa sesuai bidang keahlian masing-masing.
Ketua panitia pelaksana UKK, Eki Hafidhuddin, menyampaikan bahwa UKK berlangsung secara terstruktur dan tertib. Ia menjelaskan bahwa setiap peserta wajib mempresentasikan hasil proyek yang telah mereka kerjakan selama beberapa hari sebelumnya di hadapan para penguji industri dan tim penilai sekolah.
“UKK ini tidak hanya menilai hasil akhir, tetapi juga proses kerja, pemahaman konsep, ketepatan teknik, kreativitas, serta kemampuan komunikasi peserta didik” ujarnya.
Sebelum melaksanakan uji praktik, peserta terlebih dahulu mengikuti ujian pengetahuan berupa ujian teori tulis. Hal ini guna mengetahui pemahaman mereka terhadap materi materi Pelajaran kejuruan yang telah mereka pelajari selama kurang lebih 3 tahun.
Untuk jurusan Desain dan Produksi Busana, setiap peserta menampilkan karya berupa busana tunik yang mereka buat secara mandiri.
Proses pengerjaan meliputi pembuatan desain, pengambilan ukuran, pembuatan pola, pemilihan bahan, proses menjahit, hingga tahap finishing.
Para penguji menilai hasil karya berdasarkan kerapian jahitan, kesesuaian desain dengan konsep, fungsi busana, serta kualitas hasil akhir yang peserta hasilkan.
Pahami Kebutuhan Klien
Sementara itu, peserta dari jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) mempresentasikan proyek berupa iklan komersial produk lokal atau UMKM.
Karya yang ditampilkan mencakup perancangan konsep visual, tata letak desain, pemilihan warna dan tipografi, hingga penyusunan pesan promosi yang komunikatif dan menarik.
Proyek ini bertujuan melatih siswa agar mampu memahami kebutuhan klien serta mempromosikan produk UMKM secara profesional dan kreatif.
Adapun untuk jurusan Teknik Sepeda Motor (TSM),. Setelah itu, peserta melanjutkan dengan praktik perawatan berkala sepeda motor, baik motor matic maupun motor manual.
Kegiatan praktik meliputi pemeriksaan mesin, sistem bahan bakar, sistem pengapian, kelistrikan, hingga penggantian komponen sesuai standar servis.
Seluruh proses berlangsung di hadapan penguji sebagai bentuk pengujian keterampilan teknis dan ketepatan prosedur kerja.
Melalui pelaksanaan UKK ini, SMK TI Muhammadiyah 11 Pondok Modern Paciran menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang kompeten, profesional, serta siap bersaing di dunia industri maupun berwirausaha secara mandiri.
Harapannya kegiatan ini menjadi bekal penting bagi siswa untuk menghadapi tantangan dunia kerja di masa depan.






0 Tanggapan
Empty Comments