Prestasi gemilang kembali ditorehkan siswa SMP Muhammadiyah 13 Kalen (SMP MuGaLasKa) dalam ajang Kejuaraan Pencak Silat IPSI Cup Antar Pelajar se-Kabupaten Lamongan Tahun 2026.
Kejuaraan tersebut dilaksanakan pada 15–17 Februari 2026 dan diselenggarakan di Sekolah Alam Citra Insani Lamongan.
Ajang bergengsi tingkat kabupaten ini diikuti oleh pelajar dari berbagai sekolah yang berkompetisi dalam kategori tanding maupun seni.
Kegiatan tersebut menjadi wadah untuk mengembangkan bakat, meningkatkan kemampuan teknik, serta menanamkan nilai sportivitas dan karakter disiplin di kalangan generasi muda.
Salah satu siswa yang berhasil mengharumkan nama sekolah adalah Citra Kurnia Putri, siswa kelas VIII yang tergabung dalam ekstrakurikuler Tapak Suci Putera Muhammadiyah.
Dalam kompetisi tersebut, Citra berhasil meraih Juara II dan membawa pulang Medali Perak pada kategori Seni IPSI Tunggal Lengkap Putri Pra Remaja.
Kategori Seni IPSI Tunggal Lengkap menuntut atlet untuk menampilkan rangkaian jurus secara utuh dengan teknik yang tepat, konsentrasi tinggi, keluwesan gerak, serta penghayatan yang mendalam terhadap nilai-nilai pencak silat.
Penampilan Citra yang tegas, luwes, dan penuh penghayatan berhasil memukau dewan juri serta para penonton yang hadir.
Saat ditemui setelah pengumuman pemenang, Citra menyampaikan rasa bangga dan syukur atas pencapaiannya.
“Alhamdulillah, saya sangat bangga bisa meraih juara dua dalam kategori Seni IPSI Tunggal Lengkap ini. Semua ini tidak lepas dari bimbingan pelatih yang sabar mengajarkan setiap gerakan dengan detail. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada orang tua dan guru di SMP MuGaLasKa yang selalu memberikan dukungan dan doa,” ungkap Citra dengan penuh haru.
Keberhasilan ini tidak terlepas dari peran pelatih, Risky Kurnianto, S.Pd., yang selama ini membimbing dan melatih dengan penuh dedikasi. Ia menyampaikan rasa bangga dan terharu atas capaian anak didiknya.
“Sebagai pelatih Tapak Suci Putera Muhammadiyah, saya merasa sangat bangga dan terharu atas prestasi yang telah diraih oleh ananda dalam kategori Seni IPSI Tunggal Lengkap. Kejuaraan ini bukan hanya tentang kemenangan, tetapi tentang proses panjang latihan, kedisiplinan, ketekunan, dan semangat pantang menyerah yang telah ditunjukkan selama ini. Setiap gerakan yang ditampilkan merupakan hasil dari latihan yang konsisten serta kesungguhan dalam memahami teknik dan nilai-nilai pencak silat,” ujarnya.
Beliau juga menambahkan bahwa kategori seni membutuhkan kesiapan mental dan penguasaan teknik yang matang.
“Prestasi ini menjadi bukti bahwa kerja keras tidak pernah mengkhianati hasil. Dalam kategori Seni IPSI Tunggal Lengkap dibutuhkan konsentrasi, kekuatan, keluwesan, serta penghayatan jurus yang baik. Ananda mampu menampilkan semua itu dengan penuh percaya diri dan tanggung jawab sehingga mampu meraih hasil yang membanggakan,” tambahnya.
Ia pun berpesan agar prestasi ini menjadi motivasi untuk terus berkembang.
“Jangan pernah merasa puas dengan satu kemenangan. Jadikan prestasi ini sebagai motivasi untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan. Tetap rendah hati, hormati pelatih dan orang tua, serta junjung tinggi sportivitas dalam setiap pertandingan. Teruslah berlatih, kuatkan mental, dan jadilah pesilat yang tidak hanya hebat dalam teknik, tetapi juga berakhlak mulia,” tegasnya.
Kepala sekolah Imamul Barri, S.E., S.Pd., turut menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas prestasi tersebut.
“Kami merasa sangat bangga dan terharu atas prestasi yang diraih oleh siswa dalam lomba pencak silat kategori Seni Tunggal IPSI Lengkap. Keberhasilan ini bukan hanya menunjukkan kemampuan teknik yang baik, tetapi juga kedisiplinan, ketekunan, serta penghayatan terhadap nilai-nilai luhur dalam pencak silat,” tuturnya.
Beliau juga berpesan agar siswa tidak cepat merasa puas bahwa prestasi ini hendaknya menjadi langkah awal untuk meraih pencapaian yang lebih tinggi di tingkat kabupaten, provinsi, bahkan nasional.
“Tetaplah rendah hati, terus berlatih dengan sungguh-sungguh, dan jaga semangat juang. Hormati pelatih, guru, dan orang tua yang telah mendukung proses latihan. Jadikan pencak silat sebagai sarana membentuk karakter yang tangguh, disiplin, dan berakhlak mulia,” pesannya.
Prestasi yang diraih Citra Kurnia Putri menjadi bukti bahwa siswa SMP MuGaLasKa mampu bersaing dan menunjukkan kualitas terbaiknya di tingkat kabupaten.
Keberhasilan ini diharapkan dapat menginspirasi siswa lainnya untuk berani mengembangkan bakat dan potensi diri, baik di bidang olahraga maupun akademik, demi masa depan yang gemilang dan membanggakan sekolah.(*)






0 Tanggapan
Empty Comments