Dalam rangka memperingati Milad ke-113 Muhammadiyah, SMA Muhammadiyah 11 Laren menggelar rangkaian kegiatan yang terpadu dengan program kokurikuler, Kamis (20/11/2025).
Kegiatan ini melibatkan seluruh siswa kelas XI dan XII dengan tema penguatan kreativitas, kemandirian, serta penerapan pembelajaran kontekstual melalui praktik memasak.
Pada kegiatan tersebut, kelas XI menampilkan kreativitas mereka dengan mengolah cilok kuah seblak, makanan khas Jawa Barat yang terkenal pedas dan gurih.
Persiapkan Bahan hingga Meracik Kuah
Para siswa terlihat sangat antusias mempersiapkan bahan, membuat adonan cilok, hingga meracik kuah seblak yang kaya cita rasa. Kerja sama antaranggota kelompok tampak kuat. Mulai dari bagian memasak, penyajian, hingga penataan hidangan agar lebih menarik.
Salah satu siswa kelas XI, Galuh Rizky Pratama, mengungkapkan kesannya. “Seru sekali karena kami belajar masak sambil mengenal kuliner daerah lain. Ternyata membuat cilok kuah seblak butuh ketelatenan, tapi hasilnya memuaskan” ujarnya.
Sementara itu, kelas XII menerima tantangan berbeda, yaitu membuat menu bergizi seimbang yang terdiri dari sayur sop, tempe, dan telur.
Seluruh menu dikreasikan langsung oleh siswa, mulai dari pemilihan bahan, cara memasak sehat, hingga penyajian yang menarik.
Siswa kelas XII, Keysa Mei Olivianto mengungkapkan kebanggaannya, “Kami belajar pentingnya gizi seimbang sekaligus belajar memasak yang benar. Ternyata menyusun menu sehat itu menyenangkan dan membuat kami lebih peduli dengan makanan bergizi” tegas Keysa.
Apresiasi Kepala Sekolah
Kepala SMA Muhammadiyah 11 Laren, Khumaidah SSi MM memberikan apresiasi tinggi atas terlaksananya kegiatan ini.
“Rangkaian milad tahun ini kami selaraskan dengan kegiatan kokurikuler agar siswa belajar melalui praktik nyata. Kegiatan memasak ini bukan sekadar seremonial, tetapi bagian dari pembentukan karakter, kreativitas, dan kerjasama. Saya bangga melihat antusiasme siswa dari kelas XI maupun XII” ujarnya.
Guru P5 sekaligus pembimbing kegiatan, Nadia Fitriati Nisa’, menyampaikan bahwa kegiatan ini selaras dengan tujuan Profil Pelajar Pancasila.
“Melalui proyek ini, siswa belajar nilai-nilai gotong royong, kemandirian, dan kreativitas. Mereka terlibat dari perencanaan hingga penyajian. Inilah bentuk pembelajaran bermakna yang ingin kita kembangkan” jelasnya.
Kegiatan berakhir dengan sesi penilaian, refleksi, dan saling mencicipi hasil masakan. Suasana keakraban dan kebersamaan semakin terlihat saat siswa saling memberi apresiasi.
Melalui kegiatan ini, SMA Muhammadiyah 11 Laren berharap rangkaian Milad ke-113 Muhammadiyah bukan hanya menjadi ajang perayaan. Tetapi juga momentum memperkuat nilai karakter serta memacu kreativitas siswa dalam pembelajaran sehari-hari(*)






0 Tanggapan
Empty Comments