Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Smamda Sidoarjo Summer Camp di Dayeh University, Bawa Misi Dakwah dan Globalisasi Pendidikan

Iklan Landscape Smamda
Smamda Sidoarjo Summer Camp di Dayeh University, Bawa Misi Dakwah dan Globalisasi Pendidikan
Pembukaan Summer Camp 2025 selasa (12/8/2025) bertempat di ruang meeting International Language Center Dayeh University Taiwan (Istimewa/PWMU.CO)
pwmu.co -

SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Sidoarjo kembali menorehkan kiprah di kancah internasional. Sebanyak 36 siswa International Class Program (ICP) bersama 5 guru pendamping resmi memulai kegiatan belajar di Dayeh University (DYU), Changhua, Taiwan, Selasa (12/8/2025), dalam rangka Summer Camp 2025.

Agenda ini bukan sekadar kegiatan akademik, melainkan juga upaya menghadirkan wajah Muhammadiyah di tengah pergaulan global. Smamda hadir membawa misi dakwah, pendidikan berkemajuan, serta karakter Islami yang menjadi ciri khas sekolah-sekolah Muhammadiyah.

Acara pembukaan berlangsung di International Language Center (ILC) DYU. Daniel Yuen Teh Liu, Vice Dean Office of Foreign Affairs DYU, menyambut para peserta dengan penuh keramahan.

Nice to meet you… Welcome to Dayeh University,” ucapnya sembari menggambarkan kampus DYU yang asri, rindang, dan dipenuhi bunga-bunga.

Daniel didampingi Chun Fu Chen (Hoffman), Director Language Instruction Resource Center sekaligus Deputy Director ILC, yang berpengalaman dalam pelatihan guru bahasa Inggris dan pengembangan kurikulum. Turut hadir pula Dr. Peng Han-mei (Sophia), Director Chinese Language Center DYU, yang menekankan bahwa program ini tidak hanya mengajarkan bahasa, tetapi juga memperkenalkan budaya Taiwan secara langsung.

“Kami ingin kalian belajar, merasakan, dan memahami budaya Taiwan lewat interaksi nyata,” ujarnya.

Usai sambutan, para peserta menerima kaos resmi DYU dan berfoto bersama sebagai tanda dimulainya kegiatan. Kehangatan semakin terasa ketika mahasiswa Indonesia yang kuliah di DYU ikut bergabung mendampingi peserta Summer Camp, menjadi pemandu sekaligus penerjemah dalam kegiatan kelas.

Peserta kemudian dibagi menjadi dua kelompok untuk memulai pembelajaran perdana. Materi disajikan secara interaktif, memadukan pengenalan bahasa, budaya, dan lingkungan kampus.

Kehadiran Smamda di DYU menjadi bukti bahwa sekolah Muhammadiyah di Jawa Timur mampu bersaing di panggung global. Melalui program ini, siswa tidak hanya mengasah kemampuan bahasa dan pemahaman lintas budaya, tetapi juga menjadi duta dakwah kultural yang memperkenalkan nilai-nilai Islam berkemajuan kepada masyarakat dunia. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu