SMA Muhammadiyah 3 (Smamga) Jember menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan International Islamic School Malaysia (IISM) dalam kegiatan Benchmarking Seminar dan Collaboration Initiatives bersama International Islamic School Malaysia (IISM), Senin (26/1/2026).
Kegiatan tersebut bertempat di Ruang Amphitarium Lantai 9 Universitas Ahmas Dahlan (UAD), Yogyakarta. Kehadiran Kepala Smamga Jember, Sony Bakhtiar, S.E., S.Pd., M.M., menjadi bagian dari langkah strategis Smamga Jember dalam memperluas kerja sama internasional, khususnya dalam pengembangan mutu pendidikan, peningkatan kapasitas sumber saya manusia, serta penguatan karakter keislaman yang berwawasan global.
Adapun kegiatan tersebut bertujuan untuk saling berbagi praktik baik (best practices) dalam pengelolaan lembaga pendidikan Islam, inovasi pembelajaran, manajemen sekolah, serta integrasi nilai-nilai keislaman dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Selain itu, kegiatan tersebut menjadi forum ruang dialog untuk membahas berbagai tantangan pendidikan global di era digital dan internasionalisasi pendidikan.
Selanjutnya, puncak dari kegiatan tersebut yaitu penandatanganan Nota Kesepahaman MoU antara lembaga pendidikan peserta dengan International Islamic School Malaysia. MoU ini berlaku selama lima tahun sejak tanggal penandatanganan. MoU ini ditandatangani oleh Tn Hj Khamaruddin Bin Abdul Rahman (CEO IISM) dan Sony Bakhtiar, S.E, S.Pd, M.M., Kepala Smamga Jember.
Adapun bentuk kerja sama mencakup berbagai program strategis, antara lain pertukaran pelajar dan guru, kolaborasi kurikulum, pengembangan pembelajaran berbasis internasional, pelatihan dan peningkatan kompetensi pendidik, serta peluang kolaborasi riset dan kegiatan akademik lainnya.
Setelah mengikuti kegiatan Benchmarking Seminar dan Collaboration Initiatives bersama International Islamic School Malaysia (IISM), Sony Bakhtiar, S.E., S.Pd., M.M., menyampaikan poin penting dari MoU, kesan, dan harapannya.
“Adapun poin-poin penting dari MoU yaitu tujuan kerja sama untuk melakukan kolaborasi internasional dalam pengembangan pendidikan, bentuk kerja sama akademik mencakup program pertukaran pelajar, program immersi, program penandaarasan (benchmarking), dan pengembangan profesional untuk kepala sekolah dan guru,” ucapnya.
Selanjutnya ia menyampaiakan kesan dan harapan selama mengikuti kegiatan tersebut, “banyaknya sekolah yang tertarik untuk MoU dengan sekolah luar negeri menunjukkan kesadaran kolektif para pengelola sekolah tentang pentingnya memperluas jejaring sekolah untuk peningkatan kualitas pendidikan melalui kolaborasi. Saya berharap semoga melalui MoU ini Smamga Jember akan terus berkembang dan menjadi sekolah Islam berkemajuan dengan menghasilkan lulusan yang berakhlak mulia dan berdaya saing global.”





0 Tanggapan
Empty Comments